Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pasca Kejadian yang Berdekatan, Lurah Melayu akan Tingkatkan Himbauan Kebakaran

Elmo Satria Nugraha • Jumat, 21 Maret 2025 - 04:14 WIB
Lurah Melayu, Aditya Rakhman (Istimewa)
Lurah Melayu, Aditya Rakhman (Istimewa)

TENGGARONG – Dalam satu pekan, telah terjadi dua insiden kebakaran di Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) selama bulan suci Ramadan 1446 Hijriah. Pertama di hari Selasa (18/3), tiga rumah terbakar di RT 01. Kini di hari Kamis (20/3), dua rumah terbakar jelang waktu berbuka.

Diduga, kebakaran ini terjadi akibat anak-anak yang bermain petasan. Hal ini menjadi atensi bagi Pemerintah Kelurahan Melayu, sehingga tidak ada lagi kejadian serupa terjadi. Lurah Melayu, Aditya Rakhman mengatakan, selama ramadan ini penting bagi masyarakat untuk menjaga kondusivitas. Termasuk peran orang tua untuk mengontrol kegiatan anak-anak mereka.

“Kami mengimbau kepada orang tua untuk mengedukasi anaknya untuk tidak bermain petasan. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi orang ua untuk mengawasi anaknya, sehingga tidak kejadian lagi di Melayu, khususnya Tenggarong,” jelas Aditya.

Lanjut Aditya, pihaknya akan meningkatkan intensivitas pengawasan lingkungan terhadap masing-masing RT. Mengingat padatnya permukiman di Kelurahan Melayu, pemerintah tidak dapat memantau seorang diri. Untuk itu peran masyarakat sangat diperlukan.

Pun pihaknya juga akan memberikan himbauan kepada pedagang petasan. Pihaknya tidak bisa mengontrol pedagang, terlebih memasuki musimnya ini. Ia juga berharap kepolisian dan satpol untuk razia rutin terhadap petasan yang dijual, sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Saya berharap peran orang tua dapat lebih ditingkatkan dalam mengawasi anak-anaknya, semoga kejadian ini tidak terulang lagi,” harapnya. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria