Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Jembatan Kedaton Agung Resmi Dibuka, Percepat Akses Kota dan Dorong Wisata Tenggarong

Elmo Satria Nugraha • 2025-12-23 22:12:06
Peresmian Jembatan Kedaton Agung (Elmo/Prokal.co)
Peresmian Jembatan Kedaton Agung (Elmo/Prokal.co)


PROKAL.CO, TENGGARONG — Akses baru penghubung pusat Kota Tenggarong resmi dibuka. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meresmikan Jembatan Kedaton Agung, Selasa (23/12), sebagai jalur strategis yang tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga disiapkan untuk menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kota.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati, Rendi Solihin, Sultan Kutai Aji Muhammad Arifin serta Forkopimda. Kehadiran jembatan ini sekaligus menandai babak baru pengembangan kawasan kota di penghujung tahun 2025.

Jembatan Kedaton Agung dibangun sebagai pengganti Jembatan Besi yang selama puluhan tahun menjadi ikon Tenggarong. Mengingat jembatan lama memiliki nilai sejarah dan berstatus sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB), Pemkab Kukar memilih membangun jembatan baru.

Peresmian Jembatan Kedaton Agung (Elmo/Prokal.co)
Peresmian Jembatan Kedaton Agung (Elmo/Prokal.co)

Sementara Jembatan Besi akan direvitalisasi dan dialihfungsikan menjadi jembatan penyebrangan orang. Pembangunan jembatan tersebut dikerjakan oleh PT Putra Nanggroe Aceh dengan supervisi PT Celebes Sarana Jasa. Proyek dimulai pada April 2025 dan kini telah rampung serta siap dimanfaatkan masyarakat.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan, fungsi jembatan ini tidak sebatas infrastruktur penghubung, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan kawasan wisata perkotaan.

“Jembatan ini bukan hanya jalur transportasi penting bagi masyarakat, tetapi Insya Allah akan menjadi titik destinasi wisata baru di Kota Tenggarong,” ujar Aulia.

Aulia mengatakan, keberadaan jembatan ini akan menunjang berbagai aktivitas publik, termasuk pelaksanaan Car Free Day yang diproyeksikan semakin semarak seiring hadirnya ruang terbuka publik di sekitarnya.

Aulia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun citra Tenggarong sebagai kota tujuan wisata yang ramah, aman, dan nyaman. Ia menilai kesan positif wisatawan menjadi kunci agar Tenggarong semakin dikenal luas.

“Setiap tamu yang datang harus pulang membawa kesan baik. Sebagai tuan rumah, kita wajib menjaga keramahan dan kenyamanan,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur perkotaan, termasuk Jembatan Kedaton Agung, akan berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Jembatan yang menghubungkan Jalan Kartini–Monumen Barat ini juga diproyeksikan menjadi akses strategis menuju Pasar Tangga Arung yang kini dikembangkan sebagai pasar semi modern. Pemkab Kukar telah menyiapkan 703 kios di kawasan tersebut untuk mendukung aktivitas perdagangan masyarakat.

“Jembatan ini segera dimanfaatkan karena akan menunjang mobilitas menuju pasar baru. Ada 703 kios yang kita siapkan sebagai pasar semi modern atau semi mal,” pungkas Aulia. (moe)

Editor : Indra Zakaria