Maknai Hari Kartini, Bupati Kukar Tegaskan Dukungan Emansipasi WBP dan Fasilitas Pembinaan Lapas Perempuan Tenggarong

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Selasa, 21 April 2026 | 13:52 WIB
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat mengunjungi Lapas Perempuan Tenggarong (Ist/Lapas Perempuan Tenggarong)
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat mengunjungi Lapas Perempuan Tenggarong (Ist/Lapas Perempuan Tenggarong)

PROKAL.CO, TENGGARONG - Di balik tembok Lapas Perempuan Tenggarong, semangat bangkit para perempuan tetap menyala. Pada momentum Hari Kartini, harapan itu diperkuat dengan kehadiran Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri yang datang membawa komitmen dukungan nyata bagi pembinaan warga binaan.

Harapan ini di bawa Aulia saat menyambangi Lapas Perempuan Kelas II Tenggarong, Selasa (21/4/2026). Kunjungannya menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan pembinaan berjalan optimal sekaligus memperkuat dukungan terhadap pengembangan fasilitas lapas.

Dalam kunjungan tersebut, Aulia didampingi Kalapas Perempuan Tenggarong Riva Dilyanti, serta jajaran pemerintah daerah dan pihak lapas. Rombongan meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana, termasuk aktivitas pembinaan warga binaan.

“Kami bersama jajaran melakukan kunjungan ke Lapas Perempuan Kelas II Tenggarong untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana, serta proses pembinaan yang berjalan di dalamnya,” ujar Aulia.

Aulia menegaskan, kunjungan ini tidak sekadar seremonial, tetapi juga menjadi langkah awal memperkuat intervensi pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan. Terutama dalam mempercepat dan meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.

Dari hasil kunjungan, Aulia mengakui masih ada sejumlah fasilitas yang perlu mendapat perhatian. Salah satunya adalah perbaikan infrastruktur dasar di lingkungan lapas.

“Kami juga melihat ada beberapa fasilitas seperti tembok yang perlu segera mendapat perbaikan dan akan kami bantu,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung pembangunan yang sempat dilakukan tahun sebelumnya. Yang untuk tahun ini belum dapat berlanjut karena penyesuaian anggaran. Karena untuk tahun ini pemerintah tengah menjalani efisiensi dan penataan ulang anggaran.

“Namun kami berkomitmen untuk menyelesaikannya pada tahun depan,” tegasnya.

Aulia juga mengapresiasi proses pembinaan yang berjalan di dalam lapas. Ia melihat antusiasme warga binaan dalam mengikuti berbagai kegiatan keterampilan. Pemkab Kukar, lanjutnya, akan memperkuat dukungan terutama pada pengembangan keterampilan warga binaan

“Kami berkomitmen memberikan dukungan fasilitas, terutama bagi warga binaan yang memiliki keterampilan, seperti menjahit, memasak, maupun keahlian di bidang salon,” katanya.

Nantinya, bantuan ini akan hadir dalam bentuk penyediaan peralatan sesuai keahlian masing-masing. Agar pada saatnya mereka selesai menjalani masa pembinaan, para warga binaan sudah memiliki bekal untuk hidup mandiri, khusus mereka yang ber-KTP Kukar.

Aulia berharap, pembinaan yang diperkuat dengan dukungan fasilitas mampu mengubah masa depan warga binaan setelah bebas nanti.

“Harapan kami, setelah kembali ke masyarakat, mereka tidak menjadi beban, tetapi justru bisa menjadi pribadi yang mandiri dan bahkan menjadi penggerak perubahan di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Momentum kunjungan ini sekaligus bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. Aulia menilai, semangat emansipasi perempuan harus tetap hidup, termasuk bagi mereka yang tengah menjalani masa pembinaan. Sehingga menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran penting untuk bangkit dan berkontribusi di tengah masyarakat.

“Dengan semangat hari Kartini kami ingin semua perempuan-perempuan hebat di Kukar tanpa terkecuali yang ada di Lapas Perempuan Tenggarong dapat menjadi agen perubahan dan memberi kontribusi membangun Kutai Kartanegara,” pinta Aulia. (moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
lapas kutai kartanegara