Dua Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Sungai Belayan Ditemukan Meninggal Dunia
Elmo Satria Nugraha• Senin, 27 April 2026 | 21:38 WIB
Evakuasi jenazah H yang tenggelam di Sungai Belayan (Istimewa)
PROKAL.CO, TENGGARONG – Setelah dua hari pencarian, H (39), warga Desa Genting Tanah, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Belayan, Senin (27/4/2026) dini hari.
Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 15.30 WITA. Perahu ces yang digunakannya untuk mengangkut buah sawit mengalami kebocoran hingga akhirnya karam. Rekan korban yang berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri.
Sejak kejadian tersebut, tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian. Operasi melibatkan Pos SAR Samarinda, Polsek Kembang Janggut, BPBD Kukar, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos Sektor Kota Bangun, serta masyarakat setempat.
Korban ditemukan sekitar pukul 03.30 WITA di perairan Nangka Jawa, Sungai Belayan, dengan jarak sekitar 4,6 kilometer dari titik awal kejadian.
Koordinator Lapangan (Korlap) BPBD Kukar, Eko Suryawinata, menjelaskan, penemuan korban berawal dari informasi masyarakat yang melintas di lokasi tersebut.
“Penemuan itu laporan warga. Ada warga lewat, melihat korban, kemudian dipinggirkan dan diamankan, lalu menghubungi kami. Setelah itu tim langsung melakukan evakuasi,” ujarnya, Senin siang (27/4/2026).
Berdasarkan data tim SAR, korban ditemukan pada koordinat 0°2’36.00″N 116°26’40.76″E atau sekitar 4,6 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKP). Eko menyebut, arus deras menjadi faktor utama korban terbawa hingga beberakpa kilometer.
“Evakuasi tadi tidak ada hambatan, hanya arus deras saja,” jelasnya.
Usai dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing. (moe)