PROKAL.CO, TENGGARONG – Penguatan sinergi antara eksekutif dan legislatif kembali terlihat dalam Rapat Paripurna ke-7 Masa Sidang II DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (27/4/2026).
Agenda yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kukar itu tak hanya membahas evaluasi kinerja pemerintah daerah, tetapi juga melahirkan kesepakatan strategis untuk mendorong pembangunan ke depan.
Dalam rapat tersebut, DPRD Kukar menyampaikan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun Anggaran 2025.
Selain itu, turut disepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Perizinan Berbasis Risiko untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menilai, rekomendasi yang disampaikan DPRD menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah dalam menyempurnakan arah pembangunan.
“Tadi kita dengarkan hasil rekomendasi Banggar DPRD terhadap LKPJ 2025. Ini menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia memastikan, seluruh catatan dan rekomendasi tersebut akan ditindaklanjuti dan diselaraskan dengan arah kebijakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030.
“Ini akan kami tindak lanjuti dan disesuaikan dengan arah strategi dalam RPJMD 2025–2030. Apa yang telah dilakukan DPRD menjadi pelengkap dalam pematangan langkah pembangunan ke depan,” jelasnya.
Tak hanya itu, Perda perizinan berbasis risiko juga disetujui. Bagi Aulia, regulasi tersebut menjadi fondasi penting dalam memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat daya tarik investasi di daerah.
“Tadi juga disepakati rancangan peraturan daerah terkait perizinan usaha berbasis risiko menjadi perda. Ini menjadi kekuatan bagi eksekutif dan legislatif karena memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan memperkuat posisi daerah dalam mendorong investasi,” katanya.
Ia juga menyambut positif langkah DPRD Kukar yang dinilai konstruktif dalam mendukung kinerja pemerintah daerah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menjadi energi bersama dalam mempercepat pembangunan.
“Kami menyambut baik yang dilakukan legislatif hari ini. Mudah-mudahan menjadi kekuatan tersendiri untuk Pemkab Kukar dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” tutup orang nomor satu di Kukar ini. (moe)