Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Lapas Tenggarong Ubah Lahan 1 Hektare Jadi Pusat Edukasi, Warga Binaan Dilibatkan Kelola Kebun hingga Cuci Kendaraan

Elmo Satria Nugraha • Kamis, 7 Mei 2026 | 22:59 WIB
 Lahan Sarana Edukasi dan Asimilasi Lapas Tenggarong (Istimewa)
 Lahan Sarana Edukasi dan Asimilasi Lapas Tenggarong (Istimewa)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Di kawasan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong, sebuah lahan seluas satu hektare kini disulap menjadi ruang produktif yang tak hanya diperuntukkan bagi warga binaan, tetapi juga masyarakat umum.

Lapas Tenggarong tengah menyiapkan Sarana Edukasi dan Asimilasi (SAE) terpadu yang menggabungkan sektor pertanian, perikanan air tawar, hingga layanan jasa pencucian kendaraan.

Program tersebut dirancang sebagai bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus membuka ruang interaksi sosial dengan masyarakat.

Di kawasan SAE, pengunjung nantinya dapat melihat langsung budidaya sayuran hijau dengan teknik hortikultura, kolam perikanan air tawar, hingga aktivitas jasa pencucian mobil dan motor yang dikelola warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa, mengatakan fasilitas tersebut menjadi upaya mengubah stigma terhadap warga binaan melalui pendekatan produktif dan edukatif.

“Sarana edukasi ini kami bangun sebagai wujud nyata bahwa lapas bukan lagi sekadar tempat pengurungan, melainkan pusat pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya, Rabu (7/5/2026).

Menurutnya, warga binaan dibekali keterampilan nyata agar memiliki kesiapan kembali ke masyarakat setelah bebas nanti.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa di sini ada proses transformasi. Warga binaan kami bekali dengan keahlian bertani, budidaya ikan, hingga layanan jasa,” katanya.

Selain menjadi sarana pembinaan, kawasan tersebut juga diarahkan menjadi tempat studi banding pertanian dan perikanan perkotaan bagi masyarakat.

Pengunjung nantinya dapat mempelajari teknik penanaman sayuran di lahan terbatas, memahami siklus budidaya ikan air tawar, hingga memanfaatkan layanan pencucian kendaraan yang dikelola warga binaan.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pembangunan Zona Integritas di lingkungan lapas sekaligus memperkuat proses reintegrasi sosial warga binaan dengan masyarakat.

“Harapan saya SAE ini memberikan kontribusi nyata Lapas Kelas IIA Tenggarong dalam mendukung program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tutup I Wayan. (moe)

Editor : Indra Zakaria
#kutai kartanegara