Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bupati Kukar Serahkan Bus Sekolah untuk SLBN Tenggarong, Dukung Siswa Kejar Prestasi

Elmo Satria Nugraha • Minggu, 24 Mei 2026 | 10:34 WIB

 

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyerahkan bantuan bus sekolah kepada SLBN Tenggarong (Elmo/Prokal.co)
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyerahkan bantuan bus sekolah kepada SLBN Tenggarong (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Upaya mendukung pendidikan inklusif di Kutai Kartanegara (Kukar) terus diperkuat. Pemerintah Kabupaten Kukar menyerahkan bantuan bus sekolah kepada Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tenggarong, Jumat (22/5/2026), guna membantu aktivitas belajar hingga mendukung siswa mengejar prestasi.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh anak di Kukar mendapatkan dukungan pendidikan yang layak, termasuk siswa berkebutuhan khusus di SLBN Tenggarong.

“Bantuan bus sekolah untuk SLB Negeri Tenggarong ini merupakan bagian dari komitmen kita untuk mendukung proses pendidikan di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya. Meski secara aset sekolah berada di bawah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Aulia menegaskan Pemkab Kukar tetap memiliki tanggung jawab mendukung kelancaran proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Secara operasional Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh proses belajar mengajar di sekolah ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Keberadaan bus sekolah ini diharapkan membantu mobilitas siswa maupun guru dalam menjalankan berbagai kegiatan pendidikan dan pengembangan bakat. Selama ini, SLBN Tenggarong disebut kerap menghadapi kendala transportasi saat mengikuti perlombaan, kegiatan seni pertunjukan, maupun agenda tingkat provinsi lainnya. 

“Sebelumnya mereka memiliki kendala ketika diundang ke provinsi untuk mengikuti perlombaan maupun seni pertunjukan, mereka agak kesulitan dalam operasional transportasi,” jelasnya.

Dengan adanya bantuan bus tersebut, Pemkab Kukar berharap ruang gerak dan kesempatan siswa SLB untuk berkembang bisa semakin terbuka luas. “Harapan kita dengan adanya bus sekolah ini, maka jangkauan SLB bisa jauh lebih baik,” ucap Aulia.

Ia juga menegaskan para siswa di SLBN Tenggarong memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan serta prestasi terbaik. “Anak-anak yang ada di SLB ini adalah putra-putri terbaik Kutai Kartanegara yang harus kita support dan kita dukung. Mereka punya kesempatan yang sama untuk memperoleh dan meraih masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Aulia mengaku terkesan dengan penampilan dan kemampuan para siswa SLBN Tenggarong yang dinilainya memiliki potensi besar di berbagai bidang.

“Mereka mungkin memiliki keterbatasan di satu sisi, akan tetapi kita tidak boleh menutup kemungkinan keberuntungan mereka di sisi yang lain, dan kita semua harus mendukung,” katanya. Sementara itu, Kepala SLBN Tenggarong, Erni Sulistyaningsih menyambut bantuan tersebut dengan penuh syukur. Menurutnya, keberadaan bus sekolah akan sangat membantu aktivitas siswa, terutama saat mengikuti kegiatan di luar sekolah.

“Harapan kami setelah menerima bantuan bus disabilitas ini, transportasi anak-anak untuk kegiatan di luar sekolah, lomba-lomba maupun undangan bisa berjalan lebih lancar,” ujarnya. Selama ini, pihak sekolah harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa kendaraan ketika siswa mengikuti kegiatan di luar sekolah. Kondisi itu kerap menjadi kendala operasional bagi sekolah.

“Biasanya kami harus menyewa mobil, sekarang Alhamdulillah sudah ada kendaraan sendiri. Jadi memperlancar kegiatan anak-anak,” katanya. Erni mengungkapkan bantuan tersebut menjadi yang pertama diterima dari Pemerintah Kabupaten Kukar. Sebelumnya, SLBN Tenggarong pernah mendapatkan bus bantuan dari pemerintah provinsi sekitar 15 tahun lalu, namun kini sudah tidak layak digunakan.

“Bus kami yang lama sudah nggak bisa dipakai lagi, kemudian kami menyampaikan ke Pak Bupati dan Alhamdulillah sekarang dibantu,” ungkapnya. Ia menyebut sekolah sudah menunggu bantuan tersebut sejak sekitar sembilan bulan lalu setelah menyampaikan kebutuhan transportasi kepada pemerintah daerah. “Alhamdulillah ada Bapak yang memperhatikan kami, anak-anak disabilitas,” pungkasnya.

Bantuan bus sekolah ini diharapkan tak hanya menunjang kegiatan belajar mengajar, tetapi juga memperluas peluang siswa SLBN Tenggarong untuk tampil dan berprestasi di tingkat daerah maupun provinsi. (moe)

Editor : Indra Zakaria
#kutai kartanegara