Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

BPS Mulai Sensus Ekonomi 2026 di Kukar, Bupati Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat

Elmo Satria Nugraha • Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30 WIB
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengikuti sensus ekonomi 2026 BPS (Istimewa)
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengikuti sensus ekonomi 2026 BPS (Istimewa)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat tidak lahir dari perkiraan, melainkan dari data yang akurat. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026 dinilai menjadi kunci untuk memetakan kondisi riil dunia usaha sekaligus menentukan arah pembangunan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pun mengajak masyarakat tidak ragu memberikan informasi kepada petugas sensus. Data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, yang menjadi responden pertama dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kukar. Ia menerima kunjungan petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kukar di Rumah Jabatan Pendopo Bupati, Senin (15/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Aulia mengikuti sesi wawancara dan mengisi sejumlah data yang dibutuhkan petugas sensus. Informasi yang diberikan meliputi identitas, jenis usaha, skala usaha, hingga berbagai data pendukung lain yang menjadi bagian dari pendataan ekonomi nasional.
Aulia mengatakan, keberhasilan sensus sangat bergantung pada keterbukaan dan partisipasi masyarakat. Semakin lengkap data yang dihimpun, semakin akurat pula gambaran kondisi ekonomi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara jangan takut untuk dilaksanakan wawancara oleh petugas BPS, karena data ini sangat dibutuhkan untuk penentuan kebijakan strategis bidang ekonomi di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan di tempat kita, Kutai Kartanegara,” ujarnya.

Aulia menyebut, hasil sensus akan menjadi instrumen penting dalam memetakan perkembangan sektor usaha. Mengidentifikasi potensi ekonomi daerah, hingga menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

Selain mengajak masyarakat berpartisipasi, ia juga memberikan arahan kepada petugas sensus yang bertugas di lapangan. Bupati meminta petugas aktif berkoordinasi apabila menemui kendala selama proses pendataan berlangsung.

"Kami, Pemkab Kukar siap mendukung kelancaran pelaksanaan sensus melalui koordinasi dengan aparatur di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga desa," tutup Aulia. Langkah tersebut dinilai penting agar proses pendataan dapat menjangkau seluruh pelaku usaha dan menghasilkan data yang valid serta dapat dipertanggungjawabkan.

Pelaksanaan sensus yang diawali dari orang nomor satu di Kukar itu diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Sebab, kualitas data yang terkumpul akan sangat menentukan ketepatan arah pembangunan ekonomi daerah dalam beberapa tahun ke depan, termasuk dalam mendorong pertumbuhan usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (moe)

Editor : Indra Zakaria
#kutai kartanegara