Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Transfer Dana Pusat Baru 29 Persen, Pemkab Kukar Tetap Cicil Utang Rp820 Miliar dan Lanjutkan Pembangunan

Elmo Satria Nugraha • Rabu, 8 Juli 2026 | 21:35 WIB
Sekretaris Daerah Kukar Sunggono (Elmo/Prokal.co)
Sekretaris Daerah Kukar Sunggono (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Di tengah belum maksimalnya penyaluran dana transfer dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tetap berupaya menjaga komitmen fiskalnya. Salah satunya dengan terus mencicil pinjaman kepada Bankaltimtara sembari memastikan pembangunan prioritas tetap berjalan.

Hingga awal Juli 2026, Pemkab Kukar telah membayarkan lebih dari Rp260 miliar dari total kewajiban pinjaman sebesar Rp820 miliar. Pembayaran dilakukan secara bertahap setiap kali dana transfer dari pemerintah pusat masuk ke kas daerah.

Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mengatakan pemerintah daerah langsung menyisihkan sekitar 10 hingga 20 persen dari setiap dana transfer yang diterima untuk membayar cicilan pinjaman.

"Setiap ada transfer dari pusat, kita langsung sisihkan sekitar 10 sampai 20 persen untuk mencicil. Sekarang angkanya sudah hampir lebih dari Rp260 miliar yang sudah terbayarkan," ujarnya.

Hingga saat ini, realisasi dana transfer dari pemerintah pusat baru mencapai sekitar 29 persen atau sekitar Rp1,2 triliun dari total hak daerah. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus mengelola keuangan secara hati-hati agar seluruh kewajiban, termasuk pembayaran utang, tetap dapat dipenuhi.

Meski ruang fiskal cukup terbatas, Sunggono memastikan pembangunan daerah tidak berhenti. Pemkab Kukar tetap menjalankan sejumlah proyek fisik dengan menerapkan skala prioritas agar anggaran yang tersedia benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Pembangunan tetap ada, cuma dilakukan secara selektif. Kita upayakan mana yang paling prioritas dan benar-benar dibutuhkan masyarakat," tegasnya.

Adanya keterlambatan penyaluran dana transfer sangat mempengaruhi fleksibilitas keuangan daerah. Namun, pemerintah tetap berupaya menjaga keseimbangan antara memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman dan melanjutkan program pembangunan yang telah direncanakan.

Sunggono optimis target pembayaran pinjaman kepada Bankaltimtara dapat dipenuhi hingga akhir tahun. Menurutnya, masih besarnya porsi dana transfer yang belum disalurkan pemerintah pusat menjadi harapan bagi Kukar untuk menjaga stabilitas fiskal sekaligus menyelesaikan kewajiban pembayaran utang.

"Pilihan kita apa lagi? Baru sekitar 29 persen hak kita yang ditransfer dari pusat, berarti masih ada sekitar 61 persen lagi. Katakanlah sebagian besar itu bisa direalisasikan, InsyaAllah kewajiban pembayaran pinjaman bisa terpenuhi," tutup Sunggono. (moe)

Editor : Indra Zakaria
#transfer dana daerah #transfer dana pusat