Dua Hari Dicari, Nelayan Loa Kulu Ditemukan MD 3,5 Kilometer dari Lokasi Awal Tenggelam

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 15:11 WIB
Proses evakuasi jenazah Achdar Has oleh Tim SAR Gabungan (Istimewa)
Proses evakuasi jenazah Achdar Has oleh Tim SAR Gabungan (Istimewa)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Sungai Mahakam, RT 19 Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, akhirnya berakhir duka. Korban bernama Ach (64) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dua hari dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara, Fida Hurasani, mengatakan korban ditemukan pada Selasa (4/8/2026) sekitar 3,5 kilometer ke arah hilir dari lokasi awal diduga tenggelam.

“Korban ditemukan pada atau sekitar 3,5 kilometer ke arah hilir dari lokasi awal diduga tenggelam. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

Ach diketahui sehari-hari bekerja sebagai nelayan merawai ikan di sepanjang alur Sungai Mahakam, mulai dari wilayah Pongkor hingga Jembayan RT 19.

Peristiwa ini bermula pada Minggu (2/8/2026). Sekitar pukul 06.30 WITA, seorang saksi berangkat mengantar penumpang yang merupakan kru kapal melalui jalur sungai menuju wilayah Harapan Baru.

Sekitar pukul 08.00 WITA, saat kembali dari Harapan Baru dan melintasi lokasi kejadian, saksi melihat perahu milik korban hanyut mengapung tanpa pengemudi maupun penumpang di atasnya.

Karena curiga, saksi mendekati perahu tersebut untuk memastikan keberadaan korban. Namun setelah diperiksa, korban tidak berada di atas perahu yang biasa digunakannya untuk mencari ikan dengan metode merawai.

Temuan perahu kosong itu kemudian dilaporkan kepada warga sekitar. Warga selanjutnya menghubungi anak kandung korban untuk memastikan apakah korban sudah pulang ke rumah, tetapi pihak keluarga memastikan korban belum kembali sejak berangkat bekerja pada pagi hari.

Berdasarkan temuan tersebut serta lokasi perahu yang berada di jalur sungai tempat korban biasa mencari ikan, tim gabungan menduga korban terjatuh dari perahunya dan tenggelam di Perairan Sungai Mahakam RT 19 Desa Jembayan.

Operasi pencarian kemudian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang melibatkan Disdamkarmatan Kukar, Satpolairud Polres Kukar, Polsek Loa Kulu, serta relawan dan warga sekitar. Penyisiran dilakukan di sepanjang alur sungai dengan fokus pada area sekitar lokasi ditemukannya perahu korban.

Setelah korban ditemukan dan berhasil dievakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai oleh tim SAR gabungan. (moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara