Kejahatan Finansial Siber Makin Marak, Polda Kaltim Libatkan Bhabinkamtibmas Edukasi Warga

PROKAL.CO, TENGGARONG – Kejahatan finansial siber kini tidak lagi menyasar masyarakat perkotaan. Modus penipuan melalui telepon, tautan palsu hingga investasi bodong terus berkembang dan berpotensi menjangkau warga hingga tingkat desa dan kelurahan. Untuk memperkuat perlindungan masyarakat, Polda Kalimantan Timur meluncurkan implementasi proyek perubahan Cyber Resilient Community (CRC) melalui pendekatan pemolisian masyarakat yang kolaboratif.
Program tersebut diluncurkan di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Senin (3/8/2026), dengan menggandeng Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kementerian Komunikasi dan Digital, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta kalangan akademisi. Bhabinkamtibmas disiapkan menjadi ujung tombak edukasi sekaligus pendamping masyarakat dalam menghadapi kejahatan finansial berbasis siber.
Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Arman mengatakan Cyber Resilient Community difokuskan pada peningkatan ketahanan masyarakat terhadap kejahatan siber yang menimbulkan kerugian finansial.
"Launching hari ini terkait ketahanan publik di ruang siber melalui pemolisian masyarakat untuk menanggulangi kejahatan siber yang bersifat finansial," ujarnya.
Saat ini, ruang lingkup program dibatasi pada financial cyber karena jenis kejahatan tersebut terus meningkat dan berdampak langsung terhadap kerugian ekonomi masyarakat.
Ia menjelaskan, masing-masing lembaga sebenarnya telah memiliki tugas dalam penanganan kejahatan siber. Namun melalui CRC, seluruh kemampuan itu diintegrasikan agar edukasi kepada masyarakat menjadi lebih efektif.
"Sebenarnya masing-masing instansi sudah memiliki tugas dan fungsi sendiri, baik Kominfo, OJK, maupun Polri. Yang ingin kami lakukan adalah mengkolaborasikan ketiga instansi tersebut, termasuk melibatkan akademisi untuk menyusun modul dan materi yang lebih jelas bagi para Bhabinkamtibmas," jelasnya.
Sebelum diterjunkan ke masyarakat, seluruh Bhabinkamtibmas di Kalimantan Timur akan mendapatkan pembekalan dari Kominfo, OJK, dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kaltim mengenai berbagai modus kejahatan siber serta langkah mitigasinya.
"Kami siapkan dulu para Bhabinkamtibmas melalui pemberian materi lanjutan dari Kominfo, OJK, dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Setelah mendapatkan pembekalan lengkap, seluruh Bhabinkamtibmas di Kalimantan Timur akan bergerak memberikan edukasi langsung kepada masyarakat," tuturnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




