Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Taman Musik Tenggarong Amblas, Ahmad Yani Desak Perbaikan Segera

E
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani sidak di Taman Musik Tenggarong (Elmo/Prokal.co)
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani sidak di Taman Musik Tenggarong (Elmo/Prokal.co)

Advertisement

PROKAL.CO, TENGGARONG – Kerusakan turap di kawasan Taman Musik Tenggarong yang mengalami longsor dan pergeseran struktur mendesak untuk segera ditangani. Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani meminta perbaikan tidak berlarut-larut karena kawasan tersebut merupakan salah satu ikon daerah sekaligus destinasi wisata di pusat kota.

Ahmad Yani melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, hari ini, untuk melihat langsung kondisi turap yang amblas, termasuk bagian sekitar Jembatan Kedaton Agung di Jalan Kartini.

Menurut Ahmad Yani, kerusakan yang diperkirakan mencapai 50 meter itu perlu ditindaklanjuti dengan kajian teknis mendalam. Penanganannya harus mempertimbangkan apakah struktur yang ada masih dapat dipertahankan atau perlu diganti dengan konstruksi baru.

Advertisement

“Yang pasti, kerusakan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Taman Musik merupakan salah satu ikon atau maskot Kabupaten Kutai Kartanegara yang harus dijaga keberadaan dan daya tariknya sebagai destinasi wisata,” ujarnya.

Dia menilai, kondisi Taman Musik yang belum tertangani dengan baik dapat memengaruhi daya tarik kawasan tersebut bagi masyarakat maupun wisatawan. Selain aspek keamanan, kerusakan juga berkaitan dengan estetika dan penataan wajah Tenggarong.

Berdasarkan koordinasi dengan Dinas PU Kukar, sejauh ini tidak ditemukan pelanggaran teknis dalam perencanaan maupun pelaksanaan konstruksi. Namun, Ahmad Yani menyebut terdapat dugaan anomali struktur tanah yang turut memengaruhi kondisi bangunan.

Advertisement

Tingginya intensitas kendaraan yang melintas, termasuk kendaraan berat, juga diduga memberikan tekanan tambahan terhadap struktur tanah dan turap. Selain pada bangunan baru, retakan turut ditemukan pada bagian konstruksi lama.

Kondisi tersebut, menurutnya, mengindikasikan adanya pengaruh karakteristik tanah dan faktor alam. Musim kemarau berkepanjangan serta kondisi sungai yang mengalami kekeringan juga diduga berpengaruh terhadap kestabilan tanah.

"Karakteristik tanah, beban timbunan, serta tekanan lainnya semestinya diperhitungkan sejak tahap perencanaan pembangunan," lanjutnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga berharap kontraktor maupun perusahaan pelaksana memiliki itikad baik untuk membantu perbaikan. Hal ini tetap diharapkan meskipun masa pemeliharaan pekerjaan kemungkinan telah berakhir sekitar enam bulan lalu.

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Turap Taman Musik Tenggarong Bergeser 50 Sentimeter, PU Kukar Gandeng Akademisi

Turap Taman Musik Tenggarong Bergeser 50 Sentimeter, PU Kukar Gandeng Akademisi

Kepala Dinas PU Kukar Wiyono mendampingi sidak Ketua DPRD Ahmad Yani di Taman Musik Tenggarong (Elmo/Prokal.co) Turap Taman Musik Tenggaron

Kukar Siapkan MTQH XLVI Kaltim, Perputaran Ekonomi Masyarakat Jadi Perhatian

Kukar Siapkan MTQH XLVI Kaltim, Perputaran Ekonomi Masyarakat Jadi Perhatian

Ekspose MTQH XLVI TK. Prov.Kaltim Tahun 2026 Bertempat di Pendopo Odah Etam (Elmo/Prokal.co)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer