Kematian Warga Tabang Kukar Diduga Bukan Kecelakaan, Polisi Temukan Petunjuk Pengeroyokan

Indra Zakaria • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 17:57 WIB
Mediasi Polsek Tabang dengan terduga pelaku (Istimewa)
Mediasi Polsek Tabang dengan terduga pelaku (Istimewa)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Kematian seorang warga berinisial I di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar), mulai menemui titik terang. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kepolisian tidak menemukan bukti maupun petunjuk yang mengarah pada kecelakaan lalu lintas seperti dugaan awal.

Sebaliknya, pemeriksaan sejumlah saksi menemukan petunjuk yang mengarah pada dugaan tindak pidana pengeroyokan. Temuan tersebut kini menjadi dasar kepolisian untuk mendalami rangkaian peristiwa hingga menyebabkan I meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi mengatakan pendalaman dilakukan Unit Reskrim Polsek Tabang bersama Satreskrim Polres Kukar dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan personel Satlantas, tidak ditemukan bukti maupun petunjuk yang mengarah pada terjadinya kecelakaan lalu lintas,” kata Tedy dalam siaran pers, Minggu (9/8/2026).

Sementara dari pemeriksaan saksi, polisi menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada dugaan pengeroyokan. Kepolisian selanjutnya melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara terang peristiwa dan pihak-pihak yang diduga terlibat.

Atas arahan Kapolres Kukar, penyidik juga telah mengidentifikasi sejumlah nama yang berpotensi menjadi terduga pelaku. Namun, kepolisian masih mendalami keterlibatan masing-masing pihak berdasarkan alat bukti yang ditemukan.

Kasus tersebut sebelumnya memicu aksi sekelompok pemuda di wilayah Tabang. Massa melakukan pembakaran terhadap sebuah warung makan milik warga berinisial S yang diduga menjual minuman keras dan dianggap berkaitan dengan peristiwa yang menyebabkan I meninggal dunia.

Kapolres Kukar kemudian turun langsung ke wilayah Tabang untuk mengecek lokasi pembakaran warung makan serta lokasi meninggalnya korban. Ia juga memimpin gelar perkara di Mako Polsek Tabang pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.30 WITA.

Gelar perkara tersebut diikuti jajaran Polres Kukar, Polsek Tabang, Ditintelkam Polda Kaltim, serta personel Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim.

Di tengah proses pendalaman, polisi memastikan kondisi keamanan di Tabang masih terkendali. Personel Ditintelkam Polda Kaltim bersama jajaran Polres Kukar dan Polsek Tabang terus melakukan pemantauan situasi.

Berdasarkan pemantauan kepolisian, tidak ditemukan konsentrasi massa yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dilaporkan aman, tertib, dan terkendali.

Polisi juga melakukan pendekatan kepada berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya informasi yang tidak sesuai fakta maupun isu yang dapat memperkeruh situasi.

Kepolisian meminta masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri maupun mudah terprovokasi. Proses penanganan perkara akan dilanjutkan berdasarkan alat bukti dan hasil penyelidikan di lapangan.

“Polres Kutai Kartanegara bersama Polda Kalimantan Timur memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan berdasarkan alat bukti yang ditemukan di lapangan,” demikian keterangan Polda Kaltim. (moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara