PROKAL.CO, TENGGARONG – Aktivitas jual-beli di Pasar Tangga Arung Square, Tenggarong, yang semakin sepi menjadi pekerjaan rumah baru bagi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar).
Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin meminta pejabat dan pegawai Disperindag tidak hanya memantau kondisi pasar dari balik meja. Sekretaris Disperindag Kukar yang baru dilantik, Burhanuddin, diminta bergerak cepat dengan melihat langsung kondisi pedagang dan aktivitas perdagangan di pasar tersebut.
Bahkan, Rendi menginstruksikan seluruh ASN Disperindag berkantor sementara di lantai 2 Pasar Tangga Arung Square, Jalan Maduningrat, Kelurahan Melayu.
Penempatan kantor operasional di dalam pasar itu diharapkan membuat jajaran Disperindag lebih memahami persoalan yang dihadapi pedagang sekaligus mencari langkah cepat untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
“Teman-teman Disperindag harus ikut merasakan kesedihan dari masyarakat serta pedagang yang ada di Pasar Tangga Arung Square,” tegas Rendi.
Untuk teknis pemindahan, seluruh ASN Disperindag akan menggunakan lantai 2 sebagai pusat kerja operasional. Rendi memastikan kebijakan tersebut tidak mengubah struktur fisik bangunan pasar yang sudah berdiri.
Kehadiran ASN di dalam kawasan pasar diharapkan tidak sekadar menjadi pemindahan lokasi kerja. Disperindag diminta menjadikan kondisi lapangan sebagai dasar untuk merumuskan solusi pemulihan aktivitas perdagangan.
"Tugas kita adalah mengaktifkan Tangga Arung Square agar pulih dan kembali ramai seperti seharusnya. Harapannya seluruh Kabid bisa berkantor di pasar," tutup Rendi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengembalikan geliat ekonomi Pasar Tangga Arung Square yang telah direvitalisasi sejak 2023. Pemerintah berharap aktivitas perdagangan kembali bergairah dan kawasan tersebut mampu mengembalikan kejayaannya sebagai salah satu pusat ekonomi masyarakat Tenggarong. (moe)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co