Dari Warga untuk Warga, RT 18 Kelurahan Baru Patungan Bantu Korban Kebakaran Melayu

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 09:50 WIB
Warga RT 18 Kelurahan Baru menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran Melayu, Tenggarong (Istimewa)
Warga RT 18 Kelurahan Baru menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran Melayu, Tenggarong (Istimewa)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Pasca musibah kebakaran yang melanda RT 33 Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Senin (5/10/2026) lalu. Solidaritas antar warga kian menguat, bantuan terus mengalir—pemulihan pun perlahan berjalan.

Salah satu bentuk nyata solidaritas ini ditampilkan RT 18 Kelurahan Baru bergotong royong mengumpulkan bantuan untuk meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran.

Bantuan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari itu disalurkan langsung ke posko korban kebakaran di Jalan AM Alimuddin, Senin (12/10/2026). Bantuan tersebut meliputi air mineral, mi instan, pembalut wanita, popok bayi (pampers), sajadah, gamis, jilbab, serta pakaian anak dan dewasa.

Ketua RT 18 Kelurahan Baru, Helmi Ilyas, yang akrab disapa Mamat, mengatakan bantuan itu merupakan bentuk kepedulian warga terhadap sesama yang sedang menghadapi masa sulit setelah kebakaran.

Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas antar warga, dan ia berharap setiap barang yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memberi semangat bagi warga terdampak untuk kembali bangkit.

“Bantuan ini kami berikan untuk mengurangi beban saudara-saudara kita di RT 33 yang sedang tertimpa musibah. Mungkin jumlahnya tidak banyak, tetapi kami berharap bisa bermanfaat dan membantu kebutuhan mereka,” ujarnya.

Mamat menegaskan, bantuan tersebut murni berasal dari gotong royong warga RT 18. Kepedulian itu tumbuh dari keinginan bersama untuk membantu sesama warga Tenggarong yang tengah mengalami musibah.

“Ini murni hasil gotong royong warga. Kami ingin saat ada saudara kita yang terkena musibah, kita bisa saling membantu sesuai kemampuan masing-masing. Semoga mereka diberi kekuatan dan bisa bangkit kembali dengan lebih baik,” tambahnya.

Penyerahan bantuan dilakukan Mamat bersama jajaran pengurus RT 18 dan Lurah Baru, Bayu Ramanda Baninugraha. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan masyarakat Kelurahan Baru kepada warga RT 33 Kelurahan Melayu yang masih menjalani proses pemulihan pascakebakaran.

Bagi warga terdampak, bantuan kebutuhan harian menjadi salah satu penopang di tengah upaya menata kembali kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang milik mereka. Di sisi lain, aksi gotong royong warga RT 18 menunjukkan bahwa kepedulian tidak selalu harus hadir dalam jumlah besar. Bantuan yang dikumpulkan bersama, sesuai kemampuan, tetap memiliki arti bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit. (moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara