Delapan Tahun MGRM Kelola PI Blok Mahakam, Kontribusi PAD Hampir Rp300 Miliar

Elmo Satria Nugraha • Dipublikasikan Senin, 26 Oktober 2026 | 16:05 WIB
eringatan HUT ke-8 PT MGRM yang dihadiri Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Forkopimda (Elmo/Prokal.co)
eringatan HUT ke-8 PT MGRM yang dihadiri Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Forkopimda (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Genap berusia delapan tahun, PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) telah menyumbang Rp287 miliar terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kutai Kartanegara (Kukar). Perusahaan daerah yang mengelola participating interest (PI) Blok Mahakam itu diharapkan terus meningkatkan kontribusi sekaligus mengembangkan sumber pendapatan dari bisnis di luar PI.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam syukuran hari ulang tahun ke-8 PT MGRM di Kantor Graha PT MGRM, Jalan Lais, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Senin (26/10/2026).

Aulia menyebut, MGRM menjadi salah satu perusahaan daerah yang berkontribusi cukup besar terhadap PAD Kukar melalui pengelolaan PI di Blok Mahakam. Capaian itu menjadi modal untuk memperkuat peran perusahaan daerah dalam menopang pendapatan dan perekonomian daerah.

“Hari ini kita memperingati hari lahir PT MGRM, salah satu perusahaan daerah Kabupaten Kutai Kartanegara yang bergerak di bidang migas dan pertambangan lainnya. Tentunya, di ulang tahun yang ke-8 ini, kita berharap MGRM bisa menjadi perusahaan daerah yang memberikan kontribusi lebih besar lagi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Aulia.

Namun, pemerintah daerah juga menginginkan MGRM tidak hanya bertumpu pada pendapatan dari pengelolaan PI. Pengembangan lini bisnis lain dinilai penting agar perusahaan memiliki sumber pemasukan yang lebih beragam dan mampu meningkatkan setoran kepada daerah.

“Selama ini, MGRM merupakan salah satu perusahaan daerah yang memberikan kontribusi PAD cukup besar karena mengelola participating interest (PI) untuk Blok Mahakam. Kontribusinya sangat signifikan terhadap pendapatan asli daerah Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara,” katanya.

“Kita berharap ke depan MGRM juga mampu mengembangkan sektor-sektor bisnis non-PI, sehingga pendapatan yang dikontribusikan sebagai PAD bisa semakin meningkat dan lebih besar lagi,” lanjutnya.

Direktur Utama PT MGRM Efri Novianto mengatakan, sejak berdiri, perusahaan telah memberikan kontribusi PAD sebesar Rp287 miliar. Dengan tambahan kontribusi sekitar Rp24 miliar, totalnya diperkirakan mendekati Rp300 miliar.

Efri menyebut, MGRM kembali menargetkan kontribusi sekitar Rp24 miliar pada 2027. Sementara itu, pada 2028, perusahaan memperkirakan penerimaan dari PI berpotensi meningkat, khususnya dari Blok Mahakam dan Sangasanga.

“Harapan kami, semakin bertambah usia, MGRM semakin baik. Di usia delapan tahun ini, kita belajar berlari. Kita sudah mulai berlari, dan puncaknya nanti pada 22 November kita akan menggelar kegiatan lari di Pulau Kumala,” ujar Efri.

Ia mengusung tema peringatan tahun ini, “Bergerak Searah Menjadi yang Terbaik”, sebagai semangat bagi perusahaan untuk terus berkembang.

Terkait proyeksi penerimaan 2028, Efri mengaitkannya dengan perkembangan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Meski demikian, besaran penerimaan yang akan diperoleh tetap bergantung pada realisasi kinerja sektor migas dan perhitungan PI pada periode tersebut.

Capaian hampir Rp300 miliar sejak berdiri menjadi pijakan bagi MGRM untuk memperkuat kontribusinya terhadap keuangan daerah. Tantangan berikutnya ialah menjaga kinerja pengelolaan PI sekaligus mengembangkan bisnis non-PI agar sumber pendapatan perusahaan daerah itu semakin berkelanjutan. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kutai kartanegara