Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Rahasia Kebugaran David Beckham di Usia 51 Tahun: Ubah Total Pola Latihan demi Lawan Penuaan

Indra Zakaria • Selasa, 16 Juni 2026 | 09:30 WIB
David Beckham di usia ke 51.
David Beckham di usia ke 51.

 
LONDON — Siapa yang tidak mengenal David Beckham? Legenda sepak bola dunia ini kini telah menginjak usia 51 tahun. Menariknya, lebih dari sepuluh tahun setelah memutuskan pensiun dari lapangan hijau, Beckham justru berada dalam kondisi fisik yang jauh lebih prima ketimbang masa-masa aktifnya sebagai pemain profesional dulu. Kunci dari transformasi luar biasa ini adalah keberaniannya untuk mengubah total cara berlatih demi melawan proses penuaan tubuh.

Selama berkarier sebagai pesepak bola, Beckham adalah seorang pelari sejati karena tuntutan pekerjaannya yang berfokus pada kardio. Pada masa emasnya tersebut, ia bahkan hampir tidak pernah menyentuh latihan angkat beban. Namun kini, situasinya berbalik total. Fokus utamanya saat ini adalah angkat beban berat dan ia sudah sangat mengurangi porsi berlari. Langkah ekstrim ini diambil karena Beckham menyadari bahwa latihan beban adalah pelindung utama massa otot seiring bertambahnya usia. Latihan yang membentuknya sebagai pemain muda dulu sudah tidak lagi efektif untuk menjaga kekuatannya di usia kepala lima.

Di balik konsistensi berlatih hingga enam hari seminggu, Beckham ternyata tidak berjuang sendirian. Ia rutin berolahraga bersama sang istri, Victoria Beckham, di bawah panduan seorang pelatih. Berlatih bersama pasangan bukan sekadar aktivitas romantis, melainkan sebuah strategi jitu untuk membangun tanggung jawab secara otomatis. Kehadiran partner olahraga membuat seseorang akan selalu datang ke tempat latihan karena ada yang menunggu, sehingga standar dan semangat latihan pun tetap terjaga tinggi.

Selain latihan di pusat kebugaran, mantan kapten timnas Inggris ini juga selalu menyelipkan aktivitas fisik ke dalam rutinitas harian. Sebagai orang yang terbiasa bangun pagi, Beckham memulai harinya dengan membuat sarapan dan mengantar anak sekolah sebelum akhirnya pergi berlatih. Ia sangat percaya bahwa gerakan-gerakan kecil di luar jam olahraga—seperti memilih berjalan kaki ketimbang menyetir—memiliki dampak akumulatif yang besar bagi tubuh. Baginya, kebugaran bukan hanya tentang apa yang terjadi selama satu jam sesi olahraga, melainkan bagaimana seseorang menghabiskan 23 jam sisa harinya.

Urusan dapur pun dijaga dengan sangat disiplin namun tetap realistis. Beckham berkomitmen penuh untuk mengonsumsi makanan bersih dan sederhana dengan menjauhi makanan cepat saji atau produk olahan. Prinsipnya adalah moderasi, bukan ekstremis. Ia memastikan ada lemak sehat dari yoghurt dan minyak zaitun serta protein rendah lemak di setiap piringnya. Menu hariannya sangat simpel, dimulai dengan omelet keju sebagai sarapan, lalu dilanjutkan dengan ikan atau ayam yang dipadukan dengan sayuran hijau untuk makan siang dan makan malam.

Di atas semua pola hidup sehat tersebut, senjata rahasia paling utama Beckham dalam menjaga umur panjang adalah tidur yang berkualitas. Ia menyebut tidur sebagai tuas penggerak longevity terbesarnya. Jika dulu ia sempat mengabaikan waktu istirahat, Beckham kini sadar betul bahwa saat tidurnya terganggu, maka energi dan fokusnya akan langsung merosot tajam. Demi mendapatkan tidur yang sempurna, ia bahkan bekerja sama dengan seorang spesialis tidur. Baginya, olahraga sekeras apa pun tidak akan mampu menutupi kualitas tidur yang buruk.

Strategi yang diterapkan oleh David Beckham ini sebenarnya menjadi cetak biru yang sangat adaptif bagi siapa saja, khususnya mereka yang sudah berusia di atas 40 tahun. Banyak pria melakukan kesalahan dengan tetap berlatih menggunakan metode yang sama di usia 50 tahun seperti saat mereka masih berusia 25 tahun, lalu kebingungan mengapa hasilnya tidak lagi efektif. Beckham memberikan contoh nyata bahwa kunci dari kesehatan jangka panjang adalah mengubah pendekatan hidup agar selaras dengan usia biologis tubuh saat ini. (*)

Editor : Indra Zakaria
#david beckham