Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Gubernur Rudy Mas’ud Targetkan Jalur Darat Kubar-Mahulu Tuntas Total dalam Hitungan Bulan

Redaksi Prokal • 2026-01-14 11:07:51
Rudy saat meninjau jalan Kubar-Mahulu
Rudy saat meninjau jalan Kubar-Mahulu

PROKALCO- Konektivitas wilayah pedalaman Kalimantan Timur kini memasuki babak baru seiring kepastian rampungnya pengaspalan jalan yang menghubungkan Tering di Kutai Barat menuju Ujoh Bilang di Mahakam Ulu. Proyek infrastruktur sepanjang 31,53 kilometer tersebut ditargetkan tuntas sepenuhnya pada tahun 2026 ini, guna mengakhiri ketergantungan masyarakat pada jalur sungai yang memakan waktu lama dan biaya tinggi.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengerjaan sisa ruas jalan tersebut melalui optimalisasi APBD 2026 senilai Rp90 miliar. Dalam peninjauan lapangan yang dilakukan pekan lalu, Gubernur menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim agar bekerja lebih cepat tanpa mengesampingkan kualitas. Harapannya, pengerjaan dapat diselesaikan dalam waktu tiga hingga enam bulan ke depan untuk menjawab penantian panjang warga Mahakam Ulu akan akses transportasi yang layak.

Hingga awal tahun ini, pemerintah provinsi telah berhasil menangani jalan sepanjang 23,91 kilometer dengan konstruksi cor beton atau rigid pavement. Sisanya, yakni sepanjang 7,65 kilometer yang mencakup sembilan titik medan berat, akan segera dikebut pengerjaannya. Percepatan ini dianggap krusial agar distribusi barang dan mobilitas penduduk ke wilayah hulu tidak lagi terhambat oleh kondisi cuaca maupun kendala geografis.

Kepala Dinas PUPR Kaltim, Aji Fitra Firnanda, menjelaskan bahwa pembangunan jalan strategis ini telah dilakukan secara berkelanjutan sejak 2023. Pada tahun 2025 lalu, progres signifikan tercapai melalui pengerjaan empat paket besar yang mencakup belasan kilometer jalan efektif. Untuk tahun anggaran 2026, sisa segmen yang tersisa menjadi prioritas utama untuk segera diselesaikan sebelum penghujung tahun agar seluruh ruas jalan tersambung sempurna.

Dengan rampungnya jalur Tering–Ujoh Bilang, perjalanan dari Kutai Barat ke Mahakam Ulu yang selama ini sangat menantang diharapkan menjadi lebih singkat, aman, dan nyaman. Infrastruktur ini diproyeksikan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga mampu menekan biaya logistik dan memicu pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pedalaman Kalimantan Timur. (*)

Editor : Indra Zakaria