Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kans Reshuffle Meluas Dinilai Terbuka

izak-Indra Zakaria • 2021-04-17 11:57:57
Joko Widodo
Joko Widodo

JAKARTA– Isu reshuffle di tubuh Kabinet Indonesia Maju terus menguat. Meski awalnya disebabkan perubahan nomenklatur kementerian, kans memperluas cakupan reshuffle sangat terbuka.

Direktur Eksekutif Para Syndicate Ari Nurcahyo mengatakan, reshuffle yang dipersiapkan kali ini memang tak terlepas dari perubahan nomenklatur kementerian. Yakni, penggabungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Riset dan Teknologi serta dibentuknya Kementerian Investasi. ”Ada perubahan nomenklatur Kementerian Investasi. Namun, isu perubahan nomenklatur mengalami ekspansi bergeser menjadi isu reshuffle kabinet,” ujarnya dalam diskusi (16/4).

Isu itu pun cenderung berkembang liar. Misalnya, wacana reshuffle minimal melibatkan tiga menteri seperti yang disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) PKB Jazilul Fawaid. Ada juga wacana PAN masuk kabinet.

Ari menjelaskan, ekspansi dari wacana reshuffle sangat mungkin terjadi. Sebab, komunikasi politik berlangsung dinamis.

Di luar perubahan nomenklatur, ada jajaran kabinet yang layak diganti. Salah satunya Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Ari menilai, manuver politik Moeldoko dalam kasus kudeta Partai Demokrat sudah cukup menjadi alasan pencopotan. ”Ketika presiden merasa tidak nyaman dengan manuver di luar posisi beliau, posisi Moeldoko bisa jadi diganti,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indopolling Network Wempy Hadir memprediksi, jika mencermati dinamika terakhir, ada partai baru yang akan diakomodasi dalam kabinet. Di antara tiga partai di parlemen yang belum masuk, kans PAN relatif lebih besar. ”Demi kepentingan politik, PAN punya kepentingan untuk masuk,” katanya. (far/c19/bay)

Editor : izak-Indra Zakaria
#politik nasional