Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kotak Suara Tetap Berbahan Karton Duplex

izak-Indra Zakaria • Selasa, 30 Mei 2023 | 11:41 WIB
Photo
Photo

KPU RI telah menyelesaikan desain surat suara dan kotak suara yang bakal dipakai di Pemilu 2024. Senin (29/5), desain itu ditunjukkan dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi II DPR RI. Mereka juga menguji kualitas alat kelengkapan pemungutan suara itu.

Untuk kotak suara, KPU tetap menggunakan karton duplex. Tidak jauh beda dengan yang digunakan saat Pemilu 2019 dan Pilkada 2020. Namun, untuk Pemilu 2024 ketebalan karton ditambah. Lalu, untuk surat suara, ukuran sedikit lebih panjang. Sebab, menyesuaikan jumlah parpol peserta pemilu. Sebelumnya, hanya 14 parpol, nanti menjadi 18 parpol. Adapun lebarnya tidak mengalami perubahan. Tetap empat kolom.

Ketua KPU RI Hasyim Asyari mengatakan, penggunaan karton duplex dipilih sebagai kotak suara karena lebih efisien. Bukan hanya harga lebih terjangkau, status barang bersangkutan juga tidak menjadi aset negara. Dengan demikian, seusai digunakan coblosan dapat langsung dilelang.

Berbeda dengan kotak suara berbahan aluminium yang berstatus aset negara. Barang itu butuh perawatan dan tempat penyimpanan atau gudang besar. Padahal, tidak selalu ada biaya untuk gudang yang memadai. Dari sisi operasional, berdasarkan pengalaman Pemilu 2019 dan Pilkada 2020, karton duplex terbukti dapat digunakan secara baik. Kotak suara bisa digunakan secara aman. Tidak ada kasus-kasus kerusakan yang signifikan.

Adapun untuk surat suara, Hasyim menyebut, desain tidak diubah. Sebab, desain lama dinilai sudah cukup baik. Karena itu, pihaknya menilai tidak cukup alasan untuk melakukan perubahan. Dengan desain surat suara yang lama, masyarakat juga akan lebih mudah memahami. "Ini akan memudahkan sosialisasi," imbuhnya.

Dalam RDP kemarin, perwakilan fraksi-fraksi di Komisi II DPR juga diperbolehkan melihat, memegang hingga menguji kualitasnya. Sejumlah anggota DPR lantas menguji kualitas kotak suara tersebut. Mulai menduduki hingga menyiramkan air.

Anggota DPR RI Fraksi PAN Guspardi Gaus mengatakan sepakat dengan penggunaan karton duplex untuk kotak suara. Dia menyebut sebagai pilihan rasional. Baik dari sisi efisiensi maupun efektivitas. Meski begitu, dia berharap, masyarakat perlu diberi pemahaman. ’’Perlu ada sosialisasinya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja menyoroti mengecilnya kaca transparan di sisi samping kotak suara. Dari pantauannya, ada pengurangan masing-masing 3 sentimeter ke samping dan 5 sentimeter ke bawah. Dia khawatir, mengecilnya kaca transparan itu membatasi pemantauan isi dalam kotak suara. Pengalaman Pemilu 2019 lalu, Bawaslu banyak menemui kasus formulir tidak dimasukkan ke dalam kotak suara. "Padahal, formulir harus masuk kotak," pungkasnya. (far/hud/jpg/dwi/k8)

Editor : izak-Indra Zakaria