Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Perkuat Sinergi dengan Media, PAMA Group Gelar Media Gathering 2026

Redaksi Prokal • Kamis, 25 Juni 2026 | 21:15 WIB
GATHERING : Direktur PAMA, Abdul Nasir Maksum (kanan pertama) hadir membuka kegiatan media gathering 2026 di Gumaya Hotel, Rabu (24/6) malam.
GATHERING : Direktur PAMA, Abdul Nasir Maksum (kanan pertama) hadir membuka kegiatan media gathering 2026 di Gumaya Hotel, Rabu (24/6) malam.
 

SEMARANG - PAMA Grup kembali menggelar kegiatan media gathering bersama puluhan jurnalis dari media cetak, elektronik, dan daring. Acara ini sebagai agenda tahunan yang menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan dengar insan media. 

Tahun ini, kegiatan media gathering 2026 PAMA grup dipusatkan di Gumaya Hotel Semarang dan menghadirkan rangkaian aktivitas yang menggabungkan diskusi lingkungan serta aksi nyata pelestarian alam melalui penanaman mangrove di pesisir utara Kota Semarang. Mengusung tema "semangat kolaborasi untuk keberlanjutan," manajemen PAMA bersama wartawan dari berbagai media nasional dan lokal melakukan penanaman 2 ribu bibit mangrove di kawasan pesisir Mangunharjo, Semarang, Kamis (25/6) pagi. 

Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung upaya rehabilitasi kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem pantai yang memiliki peran strategis sebagai pelindung alami dari abrasi, habitat berbagai biota, serta penyerap karbon yang efektif.

Sebelum mengikuti kegiatan penanaman, Rabu (24/6) malam, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya konservasi ekosistem pesisir dan mangrove melalui sesi berbagi ilmu yang menghadirkan Prof Dr Nana Kanada Tri Martuti Kepala Sub Direktorat Konservasi Universitas Negeri Semarang (UNNES). 

Dalam acara tersebut, pihak PAMA grup juga menghadirkan Puteri Indonesia Lingkungan 2018, Vana F Herlambang, ia menyampaikan materi terkait environmental enthusiast. Yang mana materi tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi ekosistem pesisir di Indonesia, manfaat ekologis mangrove, hingga peran kolaborasi multipihak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. 

PAMA group saat melakukan penanaman bibit mangrove di pesisir Semarang. 
PAMA group saat melakukan penanaman bibit mangrove di pesisir Semarang. 

Sinergi antara dunia usaha, akademisi, dan media diharapkan mampu menghadirkan dampak yang lebih luas dalam mendorong kesadaran publik terhadap isu-isu kebertanjutan.

Dalam sambutannya, Direktur PAMA, Abdul Nasir Maksum menyampaikan bahwa media gathering bukan sekadar agenda tahunan perusahaan. Tetapi menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih erat, terbuka, dan kolaboratif dengan insan media. Karena is menilai media selama ini menjadi mitra strategis perusahaan. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat. "Melalui media gathering PAMA Group 2026, kami ingin memperkuat hubungan baik yang telah terjalin sekaligus menghadirkan pengalaman bersama yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan," ungkapnya. 

Sementara, Prof Dr Nana Kariada Tri Martuti mengapresiasi inisiatif PAMA Group yang menggabungkan kegiatan silaturahmi dengan aksi konservasi lingkungan. Menurutnya, mangrove merupakan ekosistem yang memiliki fungsi sangat penting dalam menjaga keseimbangan wilayah pesisir sekaligus menjadi solusi alami dalam menghadapi perubahan iklim. "Keberhasilan konservasi mangrove tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi antara akademisi, dunia usaha, pemerintah, media, dan masyarakat agar upaya pelestarian dapat berjalan secara berkelanjutan. Keterlibatan insan media dalam kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisia," ungkapnya.

Sementara itu, Vania F Herlambang menilai bahwa aksi penanaman mangrove memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar menanam pohon. Menurutnya, setiap bibit yang ditanam merupakan bentuk investasi untuk masa depan lingkungan dan generasi mendatang. Karena menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama melalui kegiatan seperti ini. 
"Saya berharap semangat kolaborasi yang terbangun hari ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut bergerak dalam aksi-aksi pelestarian ingkungan," harapnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
#PAMA