SEGAH - Pemerintah Kabupaten Berau mulai melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Musrenbang kali ini diawali dengan berkunjung ke Kecamatan Segah, kemarin (22/2).
Dalam lawatannya itu, Bupati Berau Sri Juniarsih didampingi Pj Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau Agus Wahyudi, Asisten III Setkab Berau Maulidiyah, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Termasuk Ketua DPRD Berau, Madri Pani bersama anggotanya.
Dalam kesempatan itu, Sri Juniarsih menyampaikan, bahwa penyelenggaraan musrenbang di Kecamatan Segah ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan pemerintah daerah, dalam upaya menyusun sebuah perencanaan di bidang pembangunan melalui penjaringan aspirasi, masukan, dan gagasan terhadap sebuah pembangunan yang akan datang.
“Terutama dalam menggali dan menentukan skala prioritas utama pembangunan, serta menyepakati rencana kegiatan yang akan dilaksanakan,” ujar Juniarsih.
Musrenbang diharapkan dapat menjaring masukan untuk penyempurnaan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah yang memuat prioritas pembangunan daerah, khususnya di tingkat kecamatan dan kampung.
“Tentunya dengan melibatkan berbagai pihak dan sektor untuk bersama-sama mengidentifikasi prioritas pembangunan, disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” jelasnya.
Besar harapannya juga, masing-masing kampung dapat memanfaatkan anggaran tersebut secara baik, efektif, dan efisien. Anggaran yang ada ini kiranya juga dapat digunakan sebaik mungkin, tidak hanya untuk membangun infrastruktur fisik, tetapi juga pemberdayaan kualitas sumber daya manusia.
“Pemerintah Kabupaten Berau memiliki komitmen kuat untuk membangun kemandirian kampung,” terangnya.
Bahkan disebutnya, beberapa capaian program yang telah terealisasi di Kecamatan Segah ini di antaranya di bidang pembangunan fisik, telah terprogramkan peningkatan infrastruktur jalan untuk menunjang perekonomian kampung. Antara lain pembangunan jalan/panjang jalan di Kampung Long Ayan, Tepian Buah, dan Gunung Sari.
Kemudian telah terprogramkan revitalisasi drainase kawasan permukiman dan peningkatan jalan permukiman, yang sudah masuk dalam DPA DPUPR TA 2023. Kemudian di bidang ekonomi, telah terprogram sejumlah program berupa pengadaan satu unit hand traktor di Kampung Pandan Sari.
Selain itu juga, inseminasi buatan pada ternak kambing dan sapi, pengembangan komoditas bawang merah, cabe keriting, jagung hibrida dan padi sawah, pengadaan bibit alpukat, bibit durian, bibit lengkeng, cabe keriting dan benih padi, dan juga pengadaan pupuk cair.
“Secara khusus di bidang pendidikan, pada TA 2023 Pemerintah Kabupaten Berau akan menyalurkan 16 unit laptop untuk guru SD dari 12 kampung se-Kecamatan Segah, dan 12 unit untuk guru SMP dari 3 kampung se-Kecamatan Segah,” bebernya.
Selain itu, Pemkab Berau juga terus mendorong peningkatan kapasitas Pejuang Sigap Sejahtera sebagai pendamping kampung, memberikan insentif untuk beberapa sektor informal, penyediaan pelatihan pendidikan kepada pencari kerja untuk masyarakat Kecamatan Segah, dan menyediakan 1.000 titik WiFi.
“Untuk menunjang kemajuan masyarakat kampung, dan tentunya terus menggiatkan program peningkatan derajat kesehatan masyarakat, terutama menghadapi cuaca ekstrem kini,” tuturnya.
Kendati demikian, Pemkab tidak dapat bekerja sendiri. Untuk itu, bupati sangat mengharapkan kepala kampung bersama camat, agar dapat membangun sinergitas, kekompakan, kebersamaan, dan hubungan yang baik dengan seluruh lembaga yang ada di kampung, guna menyamakan visi serta menciptakan hubungan kerja yang baik dan harmonis.
“Dan bersama-sama menyukseskan seluruh misi dan 18 program kerja yang diusung oleh Pemerintah Kabupaten Berau,” lanjutnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, bupati juga mengucapkan selamat dan perasaan bangga kepada seluruh warga masyarakat Kecamatan Segah atas terselenggaranya deklarasi ODF ini.
Tentu, ini adalah sebuah pencapaian luar biasa, satu langkah kemajuan dan prestasi. Dimana, masyarakat berhasil keluar dari kebiasaan lama menuju perubahan yang lebih baik. Dengan tidak lagi Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan membiasakan cuci tangan pakai sabun.
“Kita berharap masyarakat Kecamatan Segah dapat memutus rantai penularan berbagai penyakit. Sehingga langkah antisipasi dan kewaspadaan tetap harus dilaksanakan,” tegasnya.
Untuk itu, bupati pun mengajak semua masyarakat senantiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat, dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Budayakan rajin cuci tangan pakai sabun setiap sesudah menggunakan jamban, sebelum menghidangkan makanan, dan setiap usai beraktivitas.
“Mari bersama-sama kita sukseskan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dalam rangka mewujudkan Berau Sehat Sejahtera,” tutupnya. (mar/adv/sam)
Editor : uki-Berau Post