Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Dinsos Ikut Bergerak

uki-Berau Post • 2023-01-30 16:29:03
Iswahyudi
Iswahyudi

TANJUNG REDEB – Kepala Dinas Sosial  Berau, Iswahyudi sepakat jika bertambahnya wilayah rawan pangan, dikarenakan kesejahteraan sosialnya.

Dikatakannya, rawan pangan tidak hanya sekedar ketersediaan pangan saja. Sektor kesejahteraan sosial menjadi salah satu kunci yang harus ditingkatkan.

“Apalagi tahun lalu masih pandemi Covid-19, sehingga menyebabkan kesejahteraannya menurun,” ujar Iswahyudi.

Menurutnya, masing-masing sektor perlu bergerak untuk meningkatkan ketahanan pangan di Berau, termasuk Dinsos Berau. Salah satunya bagaimana meningkatkan kemampuan masyarakat level bawah melalui bantuan langsung tunai (BLT). Sehingga, mereka memiliki kemampuan membeli pangan dengan BLT tersebut.

“Dengan bantuan itu mereka jadi punya akses untuk membeli kebutuhan pangan mereka. Tapi ini jelas lebih mendalam lagi. Tidak hanya faktor sosial, tapi ketersediaan air bersih juga memengaruhi,” jelasnya.

Pihaknya tentu siap mengawal ketahanan pangan di Bumi Batiwakkal. Karena menjadi bagian yang tidak terpisahkan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. “Kami tentu akan komitmen dan siap membantu,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Talisayan, Ahmad Juhri juga menyayangkan bahwa beberapa kampung di Talisayan ada masuk prioritas 2 dan 3 daerah rawan pangan. Pandemi Covid-19 diakuinya sangat berdampak di Talisayan. Ditambah banyak petani yang alih fungsi lahan dari tanaman pangan menjadi perkebunan sawit.

“Makanya saya mendorong setiap kampung untuk membuat peraturan kampung, yang isinya petani harus mempertahankan lahan tanaman pangan mereka dan tidak beralih ke sawit,” terang Juhri. (mar/arp)

Editor : uki-Berau Post
#kesehatan #sosial