TANJUNG REDEB – Dinas Perkebunan (Disbun) Berau mencatat minat masyarakat terhadap sektor perkebunan masih minim. Sosialisasi pun terus digalakkan. Agar kawula muda di Berau tertarik ikut andil dalam meningkatkan perkebunan dan pertanian di Bumi Batiwakkal- sebutan Kabupaten Berau.
Kepala Dinas Perkebunan Berau, Lita Handini mengatakan, pihaknya menargetkan jumlah peminat di sektor perkebunan pada tahun ini meningkat.
“Ada beberapa faktor menjadi penyebabnya. Salah satunya karena penambahan penduduk, sehingga jumlah ikut meningkat ” ujarnya kepada awak media belum lama ini.
Menurutnya, baik pertanian maupun perkebunan memiliki peranan penting. Selain berperan penyedia bahan pangan, juga berperan penyedia lapangan pekerjaan. Tentunya masyarakat yang memiliki keterampilan juga diperlukan untuk menunjang peningkatan dalam sektor tersebut.
“Walaupun kenyataan saat ini Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengisi lapangan pekerjaan di sektor perkebunan kelapa sawit kebanyakan diisi oleh pendatang, karena masih kalah dengan sektor pertambangan yang masih menjadi primadona di daerah kita,” jelasnya.
Untuk menarik minat kaum muda-mudi, Lita mengakui pihaknya terus melakukan segala upaya, walaupun tidak langsung kelihatan hasilnya. Namun tetap akan menjalankan program-program untuk menggaet para petani milenial.
“Karena anak-anak muda sekarang lebih tertarik bekerja perusahaan atau perkantoran secara mandiri, paling ada pendatang saja, seperti perkebunan sawit lebih banyak pendatang dari luar Kabupaten Berau,” katanya.
Lita menambahkan, berdasarkan data jumlah tenaga kerja dari sektor perkebunan sawit pada tahun 2022, di Kabupaten Berau sebanyak 12.127 orang sedangkan untuk tahun 2021 terdapat 12.122 orang.
Jumlah tersebut didominasi penduduk pendatang dibandingkan penduduk lokal Berau. “Walau kenaikannya tidak begitu banyak, tapi bila ditelusuri di lapangan, hampir kita tidak melihat penduduk lokal Berau yang kerja di perkebunan kelapa sawit,” ungkapnya.
“Dan itu juga menjadikan pekerja rumah bagi instansi kami untuk menarik minat masyarakat, terutama generasi muda untuk terjun dalam sektor pertanian,” tandasnya. (aky/arp)
Editor : izak-Indra Zakaria