TANJUNG SELOR - Seleksi anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) telah dilaksanakan. Terdapat 42 pelajar akan mengikuti pelatihan dan karantina. Bahkan dua pelajar di antaranya terpilih menjadi perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) untuk masuk dalam Paskibraka Nasional.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, sampai saat ini terus melakukan koordinasi mengenai keberangkatan perwakilan Kaltara.
Kepala Dispora Kaltara Obed Daniel mengatakan, masih menunggu jadwal dari pembina Paskibraka pusat untuk bergabung dengan seluruh Paskibraka yang ada di Indonesia.
“Belum ada informasi terbaru. Kami masih menunggu untuk pemberangkatan Paskibraka pusat. Kalau yang tingkat provinsi, dua pekan sebelum 17 Agustus sudah berlatih,” terangnya, Senin (19/6).
Ia menyebutkan, ada 42 pelajar menjadi anggota Paskibra tingkat provinsi. Dua diantaranya merupakan Paskibraka utama dan dua Paskibraka cadangan menjadi peserta terbaik, untuk dikirim ke pusat mewakili Kaltara.
“Jadi ada 4 orang. Namun hanya dua saja yang memang akan dipilih. Kita lihat nanti bagaimana mekanismenya,” tuturnya.
Selama latihan jelang 17 Agustus, calon Paskibra akan dikarantina. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pihaknya memberikan pelatihan sentralisasi dan TNI/Polri dan alumni Paskibra.
“Latihan seperti biasanya. Namun memang ketat,” imbuhnya.
Selain itu, Paskibra tahun ini menjadi yang terakhir ditangani oleh Dispora. Sesuai dengan regulasi pusat, perekrutan Paskibra akan diambil oleh Badan Kesbangpol. Sesuai Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Bendera Pusaka, pengurus Paskibraka tahun 2024, sudah beralih ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kasbangpol) dan tidak lagi di Dispora.
“Jadi kewenangan akan beralih. Namun kita masih tetap bisa berkoordinasi. Apalagi, ini memang sudah menjadi aturan. Harapannya, ke depan semakin kompak dan sukses,” harapnya. (fai/uno)
Editor : uki-Berau Post