TANJUNG REDEB - Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai melakukan perbaiki kualitas pelayanan kesehatan. Khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang masih banyak dikeluhkan oleh pasien maupun keluarga pasien.
"Kualitas pelayanan RSUD dr Abdul Rivai yang masih belum optimal. RSUD ini hanya satu-satunya di Kabupaten Berau, saya minta agar ditingkatkan lagi pelayanannya," ucapnya.
Diakuinya, ia sudah beberapa kali mendapatkan laporan keluhan dari pasien terkait pelayanan yang masih kurang di RSUD dr Abdul Rivai. Bahkan, ia pun turut mendapatkan imbas dari pelayanan yang kurang optimal tersebut.
“Beberapa kali saya ke RSUD bahkan tidak ditegur dan tidak dianggap. Saya bukan minta dihormati, tapi pelayanan itu seharusnya tidak memandang siapa saja, karena semuanya sama-sama sakit dan sangat butuh pelayanan,” jelasnya.
Karena itu kualitas pelayanan kesehatan di RSUD menurutnya masih di bawah standar. SDM pun menjadi salah satu yang menentukan hal itu. Selanjutnya, baru fasilitas kesehatannya. Pun dibutuhkan kerja sama dan sinergi yang baik di antara para tenaga kesehatan (nakes).
“Butuh leader atau pemimpin yang bisa mengelola semua permasalahan yang terjadi di RS,” ucapnya.
Ia pun berpesan kepada seluruh pegawai di RSUD dr Abdul Rivai, untuk terus belajar meningkatkan kualitas diri. Dengan cara menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan komunikasi yang baik antara tenaga medis dengan pasien dan keluarga pasien.
"Itu juga salah satu hal yang sangat penting. Karena kurangnya pemahaman itu yang membuat sering terjadinya kesalahpahaman antara tenaga medis dengan pasien dan keluarganya,” imbuhnya.
Dirinya menyadari, sarana dan prasarana di RSUD dr Abdul Rivai memang masih kurang. Khususnya dokter spesialis, dan terbatasnya fasilitas yang ada. Sehingga menyebabkan sistem pelayanan belum optimal.
Kendati begitu, seharusnya tidak menyurutkan pelayanan nakes yang diberikan kepada pasien dan keluarganya. Sehingga ia menekankan seluruh jajaran di RSUD dr Abdul Rivai untuk berbenah dalam meningkatkan kualitas pelayanan tersebut.
"Dan memberikan pelayanan prima kepada semua pasien, agar RSUD dapat menjadi RS yang dapat diandalkan oleh masyarakat Berau,” jelasnya.
Terpisah, Direktur RSUD dr Abdul Rivai, Jusram mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan bekerja sama dengan tim yang pernah memperbaiki pelayanan di RS Kanujoso, Balikpapan.
Dalam prosesnya, pemantauan akan dilakukan selama satu tahun berjalan untuk pembiasaan dan karakter building bagi para nakes.
“Karena mengubah karakter agar menjadi lebih baik, perlu pembiasaan yang terus menerus dilakukan,” terangnya.
Pihaknya akan terus menciptakan suasana nyaman bagi pasien dan keluarga pasien. Salah satunya dengan meluncurkan program yang disebut Sapa Aku. Itu telah lama dikembangkan melalui Manager Pelayanan Pasien dan bergerak sesuai dengan akreditasi RS. Namun efektifnya beroperasi sejak awal tahun 2024.
Tujuannya jelas sebagai wadah pasien dan keluarganya untuk curhat permasalahan yang dialaminya selama berada di RSUD dr Abdul Rivai. “Inilah bukti keseriusan kami dalam meningkatkan pelayanan di rumah sakit saat ini,” jelasnya.
Sejauh ini, program tersebut masih terus disosialisasikan. Karena itu dibutuhkan partisipasi masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut sehingga keluhan dan kendala yang dihadapi masyarakat bisa diatasi segera.
“Manajemen rumah sakit akan terus berkomitmen untuk selalu menomorsatukan pelayanan yang baik terhadap masyarakat,” jelasnya.(*/aja/adv/far)
Editor : Faroq Zamzami