Prokal.co - BALIKPAPAN-Dalam upaya untuk menjaga inflasi dan stabilitas harga bahan pokok, Dinas Perdagangan Kota Balikpapan menggelar rapat persiapan kegiatan operasi pasar, Senin (7/5) diruang rapat Kantor Disdag Balikpapan.
Rapat ini dihadiri oleh para distributor, agen, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), serta instansi terkait lainnya.
Operasi pasar menjadi salah satu langkah strategis untuk mengendalikan kenaikan harga bahan pokok yang dapat memberikan dampak negatif terhadap daya beli masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tetap terjangkau oleh masyarakat," ujarnya Muhammad Anwar, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan Kota Balikpapan.
Ia mengatakan, dalam rapat tersebut, para peserta membahas berbagai strategi untuk melaksanakan operasi pasar dengan efektif, termasuk penentuan jenis bahan pokok yang akan disubsidi, mekanisme distribusi, serta pengawasan terhadap pelaksanaannya.
Kerjasama antara pemerintah, distributor, agen, dan instansi terkait diharapkan dapat memastikan kelancaran dan keberhasilan operasi pasar.
“Ada beberapa bahan pokok yang menjadi atensi kami, seperti cabai, beras, dan beberapa komoditi lainnya. Karena harga cenderung naik. Kami akan mengagendakan operasi pasar di bulan ini. Titiknya sedang kami bahas yang jelas target kami sebelum Idul Adha,” katanya.
Apalagi, sambungnya, inflasi di Balikpapan tinggi. Inflasi Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada April 2024 berada di level 3,06 persen secara tahunan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 3 persen secara tahunan.
Dalam agenda rapat itu, turut hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari KPPU, yang bertugas untuk memastikan tidak adanya praktik monopoli atau manipulasi harga selama pelaksanaan operasi pasar.
Kepala Kawil V KPPU Kalimantan FY Andriyanto mengapresiasi upaya ini. Pihaknya telah melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) untuk sejumlah daerah, serta investigasi mengenai harga Bapokting yang melampaui Harga Eceren Tertinggi (HET), khususnya beras.
Rapat persiapan operasi pasar ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam menekan kenaikan harga bahan pokok di Kota Balikpapan, sehingga kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau.(aji)
Editor : Wawan