Misteri penampakan pocong yang sempat menggegerkan warga Desa Api-Api, Kecamatan Waru, Penajam Paser Utara (PPU), akhirnya terungkap. Setelah sempat viral dan memicu keresahan luas, pihak kepolisian memastikan bahwa sosok menyerupai hantu tersebut bukanlah fenomena gaib, melainkan ulah iseng sekelompok anak di bawah umur.
Aksi yang sempat terekam kamera dan tersebar di media sosial ini terjadi pada Sabtu dini hari di Jalan Provinsi KM 37. Dalam video tersebut, sosok putih menyerupai pocong tampak berdiri di pinggir jalan, yang sontak membuat para pengendara panik dan warga sekitar merasa tidak aman saat melintas pada malam hari.
Baca Juga: Geger Isu Pocong di Desa Api-Api, Polsek Waru Minta Warga Penajam Tak Terpancing
Merespons keresahan publik, jajaran Polsek Waru di bawah arahan Polres PPU bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan para pelaku yang ternyata masih anak-anak.
Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, menjelaskan bahwa motif di balik aksi tersebut murni karena keisengan belaka tanpa memikirkan dampak serius bagi keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sebagai langkah penyelesaian, pihak kepolisian mengambil jalur pembinaan humanis melalui mediasi yang melibatkan orang tua, perangkat RT, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam pertemuan yang digelar secara kekeluargaan tersebut, para pelaku telah mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Mereka juga menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi serupa yang dapat membahayakan pengguna jalan maupun ketenangan warga.
Kini, situasi di Desa Api-Api telah kembali normal dan kondusif. Pihak kepolisian mengapresiasi kerja sama warga dalam memberikan informasi dan mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada jam malam, guna menghindari perbuatan yang merugikan publik. (*)
Editor : Indra Zakaria