"Kalau komunikasi dengan figur lain sudah ada tapi hanya sebatas komunikasi politik biasa saja. Untuk isu yang mengaitkan saya dengan Pak Yansen silakan saja, semua kemungkinan bisa saja terjadi. Tapi sebagai calon pemimpin saya tidak hanya berkomunikasi dengan satu figur saja, tapi ada banyak figur," terangnya.
Ketua DPW PKB Herman, S.Pi, mengungkapkan pihaknya cukup mengapresiasi kedatangan Sulaiman mengantarkan formulir penjaringan secara langsung. Menurutnya itu merupakan kehormatan besar bagi PKB lantaran menjadi parpol pertama yang disambangi langsung Sulaiman.
"Hari ini kami sudah menerima pengembalian formulir penjaringan Bapak Andi Sulaiman. Selanjutnya kami akan langsung memproses tahapannya bersamaan dengan figur yang telah mengembalikan formulir pendaftaran lainnya," ungkapnya.
"Kami saat ini juga masih menunggu pengembalian formulir dari figur yang telah mendaftar. Kalau rekomendasi kemungkinan di bulan Agustus, karena kan pendaftaran di KPU 27-29 Agustus 2024. Biasanya 1 Minggu sebelum itu sudah terbit SK. Karena harus ada deklarasi dan harus ada persiapan-persiapan sebagainya.
Termasuk juga, kalau PKB sendiri ada dua kursi, tentu persyaratan kita 7 kursi, tentu harus melakukan penggalangan koalisi, oleh karena itu kita memiliki koalisi dari parpol-parpol politik yang memiliki kursi di Kaltara, siapa saja yang akan berkoalisi dan nanti akan bisa kita lakukan," tukasnya.
"Kalau sudah penuh syarat biasanya SK langsung, yang pertama itu penugasan kemudian SK keputusan setelah itu B1-KWK. Kalau untuk kader sendiri sampai saat ini belum menyodorkan kader. Tentu kami sebagai parpol, punya kewajiban melaksanakan rekaderisasi melakukan pendidikan politik, tujuannya melahirkan pimpinan-pimpinan nasional," jelasnya. (zac/lim)