Perempuan blasteran suku Banjar dan Timur Tengah ini pernah mengenyam pendidikan di SD Teluk Dalam Banjarmasin, SMP Korpri Banjarbaru dan SMA Muhamadiyah Martapura serta merampungkan jenjang pendidikan S1 di STIPAN jurusan manajemen tahun 2010.
Sepertinya seluk beluk persoalan pemerintahan, perempuan yang akrab dipanggil Lisa Halaby ini juga tidak perlu diragukan, meskipun jabatan yang pernah diembannya sebagai pegawai baru sampai sekelas Kasubag saja.
Dirinya memulai karier di Pemko Banjarbaru sejak kepemimpinan Wali Kota Rudy Resnawan periode pertama pada 2000, dengan dedikasi yang baik serta usaha yang keras, tahun 2007 berhasil diangkat sebagai CPNS. Lalu setahun kemudian tepatnya pada 2008 diangkat menjadi PNS.
Awal menjajaki dunia pemerintahan menjadi staf bagian umun sejak tahun 2000-2015, lalu dirinya dipromosikan ke Kelurahan Komet tahun 2015 menjadi Kasi Kesos, dari situ promosi menjadi Seklur di Kelurahan Loktabat Utara.
Lantas pada 2018 Lisa promosi menjadi Kasubag Kesejahteraan Masyarakat di Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Banjarbaru hingga memutuskan mundur sebagai ASN karena ingin lebih banyak mengabdi kepada masyarakat.
Perempuan dikaruniai seorang anak laki-laki bernama M Sauqi Rofik yang saat ini masih belajar di Fakultas Hukum Unlam Banjarmasin semester 4 itu juga sangat peduli dengan dunia pendidikan, agama, sosial dan kemasyarakatan.
Tahun 2016 bersama keluarga mendirikan Yayasan Abdul Azis Halaby yang bergerak dalam bidang kemasyarakatan, pendidikan, agama dan sosial. Lisabdidapuk sebagai pengawas di Yayasan Abdul Azis Halaby.
Selain itu, karena kepeduliannya terhadap bidang agama di Kota Banjarbaru, Lisa Halaby juga mendirikan sekaligus memimpin majelis Taklim Halaby hingga sekarang.
Dalam pendidikan bidang agama melalui sekolah yang bernaung dalam Yayasan Abdul Azis Halaby, fokus pada Taman Pendidikan Qur'an, bahkan sampai saat ini mempunyai santri dan santriwati sekitar 570 dengan biaya SPP digratiskan.
Tidak hanya menyasar bagi anak-anak, namun kepeduliannya bagi orang tua yang belum bisa mengaji juga sangat besar, Lisa mengaku memberikan ruang bagi orang tua yang belum bisa mengaji untuk belajar di yayasannya.
Lisa Halaby juga bercerita banyak tentang cita-citanya kedepan bagi Kota Banjarbaru, perempuan yang cukup aktif di masyarakat ini ingin lebih banyak berbuat bagi Kota Banjarbaru.
Itulah ternyata yang menjadikan dasar dirinya mundur sebagai ASN dan ingin menjadi Wali Kota Banjarbaru kalau masyarakat menghendaki. "Saya ingin berbuat lebih banyak bagi Banjarbaru, semoga kedepan Banjarbaru Lebih Baik," katanya dengan penuh keyakinan. (*)