TENGGARONG – Tahapan pemeriksaan kesehatan (Riskes) terhadap ketiga Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) telah rampung pada Minggu (1/9) kemarin di RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang.
Riskes telah dimulai tanggal 29 Agustus terhadap Bapaslon jalur perseorangan, Awang Yacoub Luthman dan Achmad Jaiz. Diikuti oleh Bapaslon petahana Edi Damansyah dan Rendi Solihin tanggal 31 Agustus. Diakhiri dengan riskes terhadap Bapaslon Dendi Suryadi dan Alif Turiadi pada Minggu kemarin.
Ketua Tim Pemeriksa Kesehatan RSUD AM Parikesit Dr Arif Risdianto mengatakan
tahapan pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani. Sepanjang riskes, tim pemeriksa keswhatan turut disokong bantuan dari BNN hingga psikiater. Proses pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakaj para calon mampu atau tidak untuk menjalani tugas sebagai Bupati atau Wakil Bupati.
"Selama tiga hari, kita mulai dari pagi sampai sore bahkan malam. Alhamdulillah berjalan lancar," tutur Arif.
Pemeriksaan ini mencakup total 19 jenis pemeriksaan, mulai dari kesehatan jasmani seperti pemeriksaan penyakit dalam, jantung, paru-paru, hingga pemeriksaan kesehatan jiwa dan tes bebas narkoba.
Pada Senin (2/9) sore tadi, Direktur RSUD AM Parikesit Dr Martina Yulianti telah menyerahkan hasil riskes kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar disaksikan Bawaslu. Disampaikan Ketua KPU Kukar Rudi Gunawan, memastikan dengan ini tahapan riskes kepada tiga Bapaslon telah selesai.
"Pemeriksaan bapaslon Bupati dan Wakil Bupati sudah selesai, besok kami akan menyampaikan hasilnya kepada Bapaslon. Kami juga berterima kasih kepada RSUD AM Parikesit atas pelayanannya yang maksimal, cepat, efektif dan efisien. Dan menjadi rumah sakit pertama di Kaltim yang sudah selesai pemeriksaannya. Terima kasih sudah membantu kami dalam tahapan ini," tutup Rudi. (adv/moe)
Editor : Indra Zakaria