Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Empat Hari Tanpa Kabar: Operasi Besar Pencarian Petani yang Hilang Saat Berburu di Kutai Kartanegara

Redaksi Prokal • 2026-02-12 10:06:10
Pencarian Petani Sawit yang hilang di kawasan Marang Kayu, Kutai Kartanegara, Rabu (11/2/2026) (Arif Fadillah)
Pencarian Petani Sawit yang hilang di kawasan Marang Kayu, Kutai Kartanegara, Rabu (11/2/2026) (Arif Fadillah)

 

MARANG KAYU – Memasuki hari keempat pencarian, Tim SAR Gabungan terus memperluas jangkauan operasi untuk menemukan Steven Riadi (50), seorang petani sawit asal Samarinda Utara yang hilang di kawasan perkebunan Desa Makarti, Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara. Pada Selasa (10/2/2026), area penyisiran kini mencakup radius 10 kilometer dari lokasi terakhir korban terlihat, dengan total wilayah pencarian mencapai 138 kilometer persegi.

Peristiwa hilangnya korban bermula pada Rabu malam (28/1/2026). Sekitar pukul 22.00 WITA, Steven diketahui keluar dari pondok tempat tinggalnya untuk berburu seorang diri dengan membawa senapan angin. Namun, hingga keesokan harinya ia tak kunjung kembali. Pihak keluarga sempat mengupayakan pencarian mandiri selama beberapa hari sebelum akhirnya memutuskan untuk melapor secara resmi ke Basarnas pada Minggu pagi (8/2/2026).

Koordinator Pos SAR Samarinda, Mardi Sianturi, menjelaskan bahwa strategi pencarian saat ini dibagi menjadi dua sektor guna meningkatkan efektivitas penyisiran di tengah medan hutan dan perkebunan yang luas. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kutai Kartanegara, PMI Muara Badak, Disdamkar Marang Kayu, serta bantuan warga setempat dikerahkan dengan dukungan peralatan medis dan perlengkapan jungle rescue.

Operasi di lapangan menghadapi tantangan yang cukup berat. Akses jalan yang terbatas dan minimnya jaringan komunikasi menjadi kendala utama bagi para personel. Selain itu, kondisi cuaca yang sering diguyur hujan ringan turut memengaruhi jarak pandang dan mobilitas tim di area hutan. Meski demikian, tim tetap berkomitmen melakukan pencarian sesuai prosedur operasional standar.

Basarnas juga sangat mengharapkan peran serta masyarakat sekitar. Warga yang sekiranya memiliki informasi atau melihat tanda-tanda keberadaan korban diminta untuk segera melapor kepada pihak berwenang guna mempercepat proses evakuasi.(*)

Editor : Indra Zakaria