SAMARINDA – Sebanyak 96.757 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) dinonaktifkan pada Februari 2026. Deputi Direksi Wilayah VIII BPJS Kesehatan, Herman Dinata Mihardja, secara tegas mengimbau seluruh masyarakat peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk lebih proaktif dalam memeriksa status kepesertaan mereka secara berkala. Langkah ini sangat krusial guna menghindari kendala saat membutuhkan layanan kesehatan secara mendadak, terutama menyusul adanya proses pemutakhiran data rutin yang dilakukan oleh pemerintah.
Pengecekan status kepesertaan kini dapat dilakukan dengan sangat mudah melalui aplikasi Mobile JKN. Herman menekankan bahwa kesadaran untuk memantau status aktif atau tidaknya kartu setiap bulan harus menjadi kebiasaan baru, baik bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) maupun peserta mandiri. Hal ini menjadi sangat penting bagi warga yang menjalani pengobatan rutin agar pelayanan medis mereka tidak terputus di tengah jalan.
Bagi masyarakat yang mendapati status PBI APBN mereka telah dinonaktifkan, terdapat dua jalur utama yang dapat ditempuh untuk memulihkan layanan. Jalur pertama adalah melalui reaktivasi di Dinas Sosial setempat, namun masyarakat perlu memahami bahwa proses ini memerlukan waktu untuk tahap verifikasi dan penetapan ulang sesuai kriteria bantuan pemerintah.
Sebagai alternatif yang lebih instan, masyarakat dapat memilih untuk beralih menjadi peserta mandiri dengan membayar iuran secara pribadi. Proses pendaftaran peralihan ini dapat diakses dengan cepat melalui kanal digital seperti aplikasi Mobile JKN atau layanan WhatsApp PANDAWA yang beroperasi selama 24 jam pada hari kerja. (*)
Penataan ulang data kepesertaan ini dilakukan untuk memastikan bahwa subsidi iuran dari pemerintah benar-benar jatuh ke tangan masyarakat yang paling membutuhkan. Dengan adanya pembaruan data secara rutin, diharapkan sistem jaminan kesehatan nasional menjadi lebih tepat sasaran dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.(*)
Editor : Indra Zakaria