Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Langkah Cepat Andi Harun: Revitalisasi Pasar Segiri Jadi Prioritas Utama Pascakebakaran

Redaksi Prokal • Jumat, 27 Maret 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Samarinda Andi Harun melakukan peninjauan di lokasi kebakaran Pasar Segiri. (kis)
Wali Kota Samarinda Andi Harun melakukan peninjauan di lokasi kebakaran Pasar Segiri. (kis)

SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda menunjukkan komitmen tinggi dalam merespons musibah kebakaran yang melanda Pasar Segiri pada Kamis dini hari. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memimpin langsung peninjauan ke lokasi kejadian untuk memastikan langkah pemulihan bagi para pedagang terdampak dapat berjalan tanpa hambatan.

Puing-puing sisa kebakaran yang menghanguskan sekitar 20 unit bangunan dan 140 los sayur di area seluas 15 x 80 meter menjadi fokus utama perhatian pemerintah. Berdasarkan pendataan awal, sebanyak 56 pedagang kehilangan tempat usaha mereka akibat amukan si jago merah yang muncul sekitar pukul 04.20 Wita tersebut.

Andi Harun menegaskan bahwa identifikasi lapangan dilakukan segera setelah api berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh tim gabungan. Baginya, melihat kondisi riil di lokasi adalah kunci untuk menentukan kebijakan percepatan pembangunan kembali fasilitas pasar yang hancur, terutama di bagian belakang pasar yang mengalami kerusakan paling signifikan.

Proses pembersihan area ditargetkan rampung dalam kurun waktu satu hingga tiga hari ke depan. Paralel dengan pembersihan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama instansi teknis terkait telah diinstruksikan untuk segera menyusun desain pembangunan. Konsep bangunan baru dipastikan akan tetap mengikuti desain awal agar proses konstruksi bisa berjalan lebih sederhana dan cepat difungsikan.

Urgensi pembangunan ini didasari oleh besarnya kerugian material yang dialami para pedagang. Dalam dialog langsung di lapangan, terungkap bahwa beban kerugian per orang mencapai angka yang fantastis, berkisar antara Rp 200 juta hingga Rp 300 juta. Kondisi ini membuat pemerintah kota menempatkan aspek kemanusiaan dan pemulihan ekonomi pedagang sebagai prioritas tertinggi.

Wali Kota memastikan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan persoalan ini berlarut-larut. Dengan target pengerjaan yang segera dimulai pascaperencanaan desain, diharapkan para pedagang Pasar Segiri dapat kembali beraktivitas dan memutar roda ekonomi mereka dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. (*)

Editor : Indra Zakaria