SAMARINDA – Insiden kecelakaan lalu lintas tunggal yang cukup mendebarkan terjadi di kawasan Jalan Abul Hasan, Kecamatan Samarinda Kota, pada Minggu (28/6/2026) sore sekitar pukul 16.10 Wita. Sebuah mobil sedan Honda City berwarna putih dengan nomor polisi KT 1857 WY mendadak oleng dan menghantam keras sebuah Honda Brio merah bernomor polisi KT 1581 NN yang tengah terparkir rapi di tepi jalan.
Saking kerasnya benturan yang terjadi, mobil Honda Brio yang sedang mati mesin tersebut sampai terdorong sejauh 10 meter dari posisi awalnya. Sementara itu, mobil Honda City putih yang diduga kuat kehilangan kendali langsung terbalik di tengah badan jalan dengan posisi roda menghadap ke atas, hingga seketika mengundang perhatian dan kepanikan warga sekitar.
Menurut kesaksian Pendi (49), seorang juru parkir yang berada di lokasi kejadian, peristiwa mengerikan itu terjadi di tengah kondisi cuaca yang sedang diguyur hujan. Sebelum hantaman terjadi, ia melihat Honda City melaju dengan kecepatan sedang dari arah jalan utama.
"Mobil itu sebenarnya melaju biasa saja saat hujan. Tapi tiba-tiba jalurnya oleng ke kiri dan langsung menghantam Brio yang sedang parkir di pinggir. Mobil Brio sampai terseret sekitar 10 meter, lalu Honda City-nya langsung terguling di jalan," ujar Pendi menjelaskan kronologi kejadian.
Pendi mengaku sempat dikejutkan oleh suara dentuman benturan yang sangat nyaring. Mendengar suara tersebut, ia bersama warga dan pengendara lain yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan mendekati mobil yang terbalik untuk memberikan pertolongan darurat kepada pengemudi dan penumpang di dalamnya.
"Bunyinya keras sekali. Kami langsung lari ke lokasi untuk membantu mengeluarkan para korban dari dalam kabin mobil yang terbalik. Keduanya bersyukur masih dalam kondisi sadar, tetapi mereka mengalami luka memar di tubuh dan syok berat. Warga langsung melarikan mereka ke Rumah Sakit Dirgahayu untuk mendapat penanganan medis," tambahnya.
Pendi juga menambahkan bahwa kondisi aspal jalanan saat itu memang dalam keadaan basah dan licin akibat sisa guyuran hujan. Namun, ia tidak dapat memastikan apakah kecelakaan dipicu oleh ban yang selip, faktor kesehatan pengemudi yang mendadak menurun, atau ada kendala teknis pada kendaraan.
Tidak lama setelah menerima laporan dari warga, personel Unit Laka Lantas Polresta Samarinda langsung tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas bergerak cepat melakukan olah TKP, mengurai arus lalu lintas sekitar yang sempat tersendat, serta mengevakuasi badan kendaraan yang terbalik agar jalur bisa kembali dilewati.
Akibat insiden ini, mobil Honda City putih tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah di mana bodi bagian depan ringsek dan kaca-kaca jendelanya pecah. Sementara itu, Honda Brio merah mengalami kerusakan struktural pada bagian roda belakang sebelah kanan akibat hantaman dari belakang. Kedua kendaraan tersebut kini telah diamankan oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti guna proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti hilangnya kendali sang pengemudi. (*)
Editor : Indra Zakaria