Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Wawali Samarinda Pastikan Stok Bahan Pokok Aman, Soroti Distribusi LPG dan Minyak

Muhamad Yamin • Kamis, 16 Juli 2026 | 12:43 WIB
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat sidak
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri saat sidak

PROKAL.CO, SAMARINDA – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor, pasar tradisional, SPBU, dan pusat perbelanjaan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) serta memantau kondisi distribusi LPG dan bahan bakar, Rabu (15/7/2026).

Sidak diawali di CV Mahakam Lestari di Jalan A.M. Sangaji, dilanjutkan ke Toko Sukri–H.Sane di Jalan Sentosa, SPBU Sentosa, Toko Inflasi Jaga Harapan, Pasar Merdeka, hingga Planet Swalayan di Jalan Gatot Subroto.

Saefuddin mengatakan hasil pemantauan menunjukkan stok bahan pokok seperti beras, telur, cabai, minyak goreng, dan komoditas lainnya dalam kondisi aman, bahkan pasokannya dinilai lebih dari cukup. "Alhamdulillah kalau kita lihat dari distribusi dan pasokannya itu cukup, bahkan lebih," ucapnya saat diwawancarai awak media.

Meski demikian, masih adanya persoalan pada distribusi LPG dan BBM, khususnya terkait fasilitas pengisian yang dinilai memicu antrean panjang. Perbaikan fasilitas tersebut perlu segera dilakukan oleh pihak yang berwenang, termasuk Pertamina, agar distribusi dapat berjalan lebih lancar.

"Harapan kita untuk minyak dan LPG, salah satunya kran yang tidak bisa berproduksi segera diperbaiki. Karena itu mengakibatkan permasalahan di masyarakat, antrean makin panjang. Kalau itu diperbaiki, insyaallah antrean bisa terurai," katanya. Ia menegaskan persoalan yang terjadi bukan karena stok yang terbatas, melainkan pada proses penyaluran.

"Stoknya cukup. Untuk SPBU cukup. Hanya penyalurannya ini yang harus diperhatikan," tegasnya. Selain itu, Pemkot Samarinda juga berencana mengecek fasilitas distribusi di lokasi lain yang menggunakan peralatan lama. Menurut Saefuddin, peralatan tersebut perlu diremajakan agar pelayanan kepada masyarakat lebih optimal.

Sementara dari sisi harga, mayoritas bahan pokok mengalami penurunan. Komoditas seperti minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, beras, hingga gula tercatat masih dalam tren stabil bahkan menurun.

"Bahan pokok malah semuanya saya kira saat ini turun. Mulai dari minyak, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, beras, bahkan gula turun semua," ujarnya.

Kondisi tersebut turut membantu menjaga laju inflasi di Kota Samarinda tetap terkendali. Namun, ia mengingatkan agar harga tidak terus merosot hingga memicu deflasi.

Terkait potensi kenaikan harga telur seiring dimulainya kembali program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah, orang nomor dua di Kota Tepian tersebut mengakui permintaan diperkirakan akan meningkat. Meski demikian, hingga saat ini harga telur masih relatif stabil.

"Karena MBG mulai berjalan lagi, permintaan telur untuk konsumsi anak-anak sekolah bisa meningkat. Tapi hari ini belum ada kenaikan," pungkasnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
samarinda