PROKAL.CO, SAMARINDA - Kapal Prince Soya yang bersandar di Pelabuhan Samarinda, mengalami kebakaran, Sabtu 1 Juli 2026 pukul 11.00 wita. Beruntung, kebakaran berada di bagian atas kapal dapat dipadamkan dalam waktu 15 menit.
Peristiwa ini sempat membuat kepanikan buruh dan warga sekitar pelabuhan. Petugas dan relawan yang sigap ke lokasi kejadian dapat mencegah kebakaran meluas dan api kebakaran bisa segara dipadamkan. "TKP aman, sudah ada pemadam dari Posko 1 dan KSOP," ujar salah satu petugas memberi laporan bahwa api di atas kapal telah padam.
Belum diketahui pasti penyebab kebakaran kapal Prince Soya, kepolisian kini tengah lakukan penyelidikan atas peristiwa ini.
KM Prince Soya (Kapal Motor Prince Soya) adalah salah satu kapal jenis Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) penumpang legendaris yang menjadi tumpuan utama transportasi laut antarpulau di Indonesia, khususnya rute Samarinda (Kalimantan Timur) – Parepare (Sulawesi Selatan) menyeberangi Selat Makassar.Seperti banyak kapal Ro-Ro swasta di Indonesia, KM Prince Soya merupakan kapal buatan Jepang. Nama "Soya" sendiri diambil dari nama geografis di Jepang (seperti Selat Sōya di Hokkaido).Kapal ini diimpor ke Indonesia dan dioperasikan oleh perusahaan pelayaran swasta (PT Bunga Raya Express). Setelah masuk ke Indonesia, kapal mengalami modifikasi pada bagian interior dan dek untuk menyesuaikan dengan kebutuhan penumpang serta logistik antarpulau.
Rute Samarinda–Parepare merupakan salah satu jalur pelayaran tersibuk di Indonesia bagian timur. Kapal ini menjadi sarana transportasi utama bagi masyarakat perantau asal Sulawesi Selatan yang tinggal dan bekerja di Kalimantan Timur. Kapal ini Mampu menampung lebih dari 1.500 hingga 2.000 penumpang dalam sekali pelayaran. (*)
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co