Dari HKBP Sentosa, Andi Harun Serukan Persaudaraan dan Gotong Royong untuk Kemajuan Samarinda

Indra Zakaria • Dipublikasikan Minggu, 1 November 2026 | 22:28 WIB
Wali Kota Samarinda, Andi Harun hadir dalam acara pesta gotilon HKBP Sentosa.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun hadir dalam acara pesta gotilon HKBP Sentosa.

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa kerukunan, kesetaraan, dan sikap saling menghargai merupakan fondasi penting dalam membangun Kota Samarinda.  Menurutnya, kemajuan daerah tidak mungkin terwujud apabila hanya mengandalkan satu kelompok masyarakat, melainkan membutuhkan persatuan seluruh elemen tanpa memandang perbedaan agama maupun latar belakang.

Pesan tersebut disampaikan Andi Harun saat menghadiri Pesta Pembangunan dan Gotilon Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Samarinda Resor Sentosa, Minggu (1/11/2026).  Kehadiran orang nomor satu di Kota Tepian itu disambut hangat oleh jemaat. Andi Harun hadir bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda serta anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP). Suasana keakraban terlihat ketika ia berbaur langsung dengan jemaat.

Dalam sambutannya, Andi Harun menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas undangan yang diberikan. Ia mengajak masyarakat menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga keharmonisan kehidupan sosial.

Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen membangun Samarinda dengan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan serta menghormati hak setiap warga. Perbedaan keyakinan, katanya, tidak boleh menjadi sekat yang menghalangi masyarakat untuk hidup berdampingan secara damai.

“Tidak mungkin kita bisa merasakan kebahagiaan apabila tidak memiliki pandangan tentang kesetaraan dan saling menghargai, apa pun agamanya. Bahkan seseorang yang merasa berdosa sekalipun, pada waktunya akan membutuhkan kedekatan dengan Tuhan,” ungkap Andi Harun.

Selain itu, Andi Harun juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyatukan hati dan memperkuat semangat gotong royong. Sebab, pembangunan kota membutuhkan kontribusi dan keterlibatan semua kelompok masyarakat.  “Mari kita satukan hati. Kota ini tidak bisa dibangun hanya oleh satu kelompok. Semua memiliki peran dan tanggung jawab untuk membawa Samarinda menjadi lebih baik. Saya berharap gereja ini semakin sukses dan jemaatnya terus bertumbuh menjadi keluarga yang bahagia,” Ucapnya.

Pada kesempatan itu, ia turut menyinggung penyelesaian sejumlah persoalan pembangunan rumah ibadah yang sebelumnya mengalami hambatan. Ia menyebut, setelah dilakukan penelusuran, kendala yang muncul ternyata lebih banyak berkaitan dengan komunikasi, bukan persoalan prinsip.

“Beberapa gereja yang sebelumnya mengalami hambatan pembangunan, satu per satu kini sudah bisa kita selesaikan dengan baik,” Jelas Andi Harun.  Sementara itu, Pimpinan HKBP Samarinda Jemaat Sentosa, Pendeta Gading Simamora, menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan Kota Samarinda di bawah kepemimpinan Andi Harun. Ia juga menyambut baik perhatian pemerintah terhadap kehidupan keagamaan dan kebersamaan masyarakat.

Sebagai ungkapan syukur sekaligus penghormatan, Pendeta Gading menyarungkan ulos, kain tenun khas Batak, kepada Andi Harun.   Pemberian tersebut menjadi simbol persaudaraan, penghargaan, dan eratnya hubungan antara jemaat HKBP dengan Pemerintah Kota Samarinda. (adv/diskominfo/smd)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
HKBP andi harun samarinda