Respons Laporan Warga, Kelurahan Loa Bakung Tinjau Kapal Pengangkut Pupuk Organik Karam di RT 14

Indra Zakaria • Dipublikasikan Kamis, 5 November 2026 | 21:00 WIB
Lurah Loa Bakung, dan jajaran staff melakukan monitoriny terkait kapal muatan pupuk organik yang karam.
Lurah Loa Bakung, dan jajaran staff melakukan monitoriny terkait kapal muatan pupuk organik yang karam.

SAMARINDA – Laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Merespons informasi mengenai sebuah kapal pengangkut pupuk organik yang karam akibat diduga kelebihan muatan di wilayah RT 14, Kelurahan Loa Bakung, jajaran pemerintah kelurahan turun langsung melakukan peninjauan dan monitoring ke lokasi kejadian pada Rabu malam (4/11/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap laporan warga sekaligus memastikan kondisi di lapangan dapat terpantau secara langsung. 

Kehadiran pihak kelurahan juga menjadi langkah awal untuk memperoleh gambaran situasi setelah insiden kapal pengangkut pupuk organik tersebut dilaporkan mengalami karam.

Lurah Loa Bakung, Yeti Febrianti, menyampaikan bahwa setiap laporan masyarakat perlu ditindaklanjuti agar pemerintah dapat mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan. “Kami berupaya merespons setiap informasi yang disampaikan masyarakat. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lokasi dan memastikan situasi tetap terpantau,” Ungkapnya. Kamis (5/11/2026).

Menurut Yeti, komunikasi antara masyarakat dan pemerintah kelurahan menjadi hal penting dalam mendukung penanganan berbagai persoalan di lingkungan. Ia mengimbau warga agar tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban, maupun kenyamanan bersama. “Partisipasi warga sangat membantu pemerintah dalam mengetahui persoalan di lingkungan. Karena itu, kami berharap komunikasi dan koordinasi seperti ini terus terjaga,” Ucapnya.
Kelurahan Loa Bakung berkomitmen untuk terus hadir dan tanggap terhadap setiap laporan maupun pengaduan masyarakat. Yeti menegaskan, 

“Kami ingin memastikan pemerintah kelurahan selalu hadir di tengah masyarakat dan berupaya menindaklanjuti setiap laporan sesuai kondisi serta kewenangan yang ada, demi menjaga lingkungan tetap aman, tertib, dan nyaman.” Tutup Yeti. (adv/diskominfo/smd)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
samarinda