Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Masih Ada Kesempatan Kedua

amir-Amir KP • 2019-01-02 09:14:06
SUDAH KEMBALI: Setelah melalui masa kelam akibat doping, Samir Nasri kembali ke Inggris untuk memperkuat West Ham.
SUDAH KEMBALI: Setelah melalui masa kelam akibat doping, Samir Nasri kembali ke Inggris untuk memperkuat West Ham.

LONDON   –   Samir Nasri sudah kembali! Ya, masa-masa suram gelandang yang ikut mengantar Manchester City kali pertama menjuarai Premier League 2011-2012 itu sudah berakhir kemarin  WIB (1/1). Masa-masa suram setelah harus melakoni sanksi 18 bulan larangan main dari UEFA karena penggunaan doping.

Bersamaan dengan itu, Nasri pun “pulang” ke Inggris dan resmi memperkuat West Ham. The Hammers mengontrak Pemain Terbaik Prancis 2010 itu sampai akhir musim. Kalau sukses, maka dia bakal mendapatkan perpanjangan kontrak sampai dua musim. BBC Sport mengklaim, Si Zidane Kecil ini bisa langsung dijajal di London Stadium, London, dini hari nanti WIB.

West Ham menjamu Brighton and Hove Albion di dalam matchweek 21 Premier League. ''Kembali ke liga paling kompetitif di dunia, dengan tim yang penuh ambisi, pelatih yang sudah saya kenal. Ini pekerjaan terbaik di dunia, saya benar-benart antusias menjalaninya,'' kata Nasri, dikutip situs resmi klub.

Nasri disanksi setelah ketahuan menggunakan obat kekebalan Drip IV (intravena) ketika melalui masa recovery di Los Angeles, AS, 26 Desember 2016. Saat itu, status Nasri masih jadi pemain pinjaman City di Sevilla. Klinik tempatnya berobat yang membocorkan dalam cuitan di  Twitter.

Badan Antidoping Dunia (WADA) menyatakan bersalah. Karena, aturan hanya memberi kelonggaran pemain memakai zat yang fungsinya untuk menjaga kondisi tubuh ketika dehidrasi itu kurang dari 50 mililiter per 6 jam. Tapi, Nasri lebih dari itu. Meski sempat main lagi di 2017 dan membela Antalyaspor, UEFA memperpanjang durasi sanksinya sampai kemarin WIB.

Uniknya, laga melawan West Ham pada matchweek 3 Premier League 2016-2017 adalah laga terakhirnya bersama klub Inggris. ''Saya tahu saya masih mempunyai kesempatan kedua di sini (Inggris),'' lanjutnya. Selama membela The Citizens, Nasri telah menyumbangkan 4 trofi di dalam dua musim, 2011-2013.

Mampukah Nasri langsung on fire pada musim pertamanya setelah comeback dari sanksi larangan main karena doping? Belajar dari kasus yang juga menimpa rekan setimnya semasa di Etihad Campus, Kolo Toure, bakal susah Nasri kembali ke performa terbaiknya. Toure disanksi per 2 Maret 2011. Di 2010-2011, dia andalan City. Saat musim berikutnya dia susah menembus  starting eleven. Bedanya, Toure hanya disanksi enam bulan.

Meski demikian tactician Manuel Pellegrini tidak menyangsikan gelandang 31 tahun itu. Dia sudah paham siapa Nasri. Sebab, dia pernah tiga musim berkolaborasi dengan Nasri di City dari 2013-2016. Sehingga, Pellegrini pun yakin Nasri akan mempermudah pekerjaannya lagi di paro musim kedua nanti. ''Senang kembali bersamanya,'' ungkap Pellegrini.

Bagaimana dengan kebugarannya setelah enam bulan tak merasakan kompetisi? Apalagi dengan citranya yang pernah menggunakan zat doping. ''Beberapa pekan terakhir di sini, Samir sudah berlatih dengan sangat keras untuk mengembalikan kebugarannya setelah lama tak main. Dia sudah ingin kembali dengan kondisi terbaik,'' beber pelatih berjuluk Si Insinyur itu, dikutip London Evening Standard.

''Dia sudah memiliki pengalaman yang bagus di Premier League dan kami harap dia juga mampu memberikan efek positif bagi tim mulai dari sekarang hingga akhir musim nanti,'' lanjut Pellegrini. Pada hari yang sama mantan bek Chelsea pada musim terakhir Jose Mourinho 2015-2016, Papy Djilobodji pun memutus status nganggur-nya.

Tadi malam WIB, bek timnas Senegal tersebut dia resmi berkostum Guingamp sampai di akhir musim ini. Terakhir, bek 30 tahun tersebut bermain sebagai pinjaman Sunderland ke salah satu klub Ligue 1, Dijon. Bedanya Djilobodji tidak terkena sanksi larangan main karena doping  seperti Nasri. (ren/jpg/san)

Editor : amir-Amir KP