BALIKPAPAN - Musim 2018, Persiba Balikpapan sangat kesulitan mencari penyerang murni. Berbagai gol yang dilesatkan, semua tercipta dari lini kedua. Padahal, sederet nama coba didatangkan untuk menjadi lumbung gol. Sebut saja, Dimas Galih dan Dani Namangge pada musim pertama. Kedua pemain itu tak mampu menunjukkan kontribusinya. Keduanya total hanya mencatat satu gol.
Hal tersebut membuat manajemen berbenah. Musim kedua, langsung merekrut pemain naturalisasi, Charles Orock. Sayang penampilannya jauh dari kata bagus. Baru dua gol diciptakan, itupun di Piala Indonesia bukan Liga 2. Goal Getter Persiba justru mampu dilesatkan oleh peran lini kedua dan sayap mereka yakni Rosi Noprihanis, Beni Oktovianto, Fengky Turnando serta Siswanto.
Melihat itu, Ketua Balistik, Endrik Jatmiko mengatakan memang dibutuhkan penyerang haus gol. Dengan begitu bisa menjadi pembeda di lapangan. Di samping meningkatkan prestasi tim. Di Liga Eropa, penyerang berkualitas menentukan gelar juara. Sebut saja, Christiano Ronaldo ataupun Lionel Messi. Kedua pemain ini punya andil besar dengan klub mereka. Bahkan Ronaldo kembali bersinar di Liga Italia bersama Juventus. ”Kalau untuk mencari penyerang lokal sangat sulit. Makanya jadi tugas manajemen untuk mencari penyerang kualitas,” ujar Endrik Jatmiko, Rabu (2/12) kemarin.
Sejauh ini memang penyerang di Indonesia didominasi oleh pemain asing. Termasuk di Liga 1. Andai wacana pemain legiun asing akan digulirkan untuk Liga 2. Tentu semua tim Liga 2 lebih memilih pemain asing berposisi penyerang. ”Yakin manajemen baru akan mencari penyerang yang betul-betul bagus. Karena mereka punya target tinggi musim depan yakni kembali ke Liga 1,” pungkas pria yang akrab disapa Dalbo. (ham/san)
Editor : amir-Amir KP