BANJARMASIN - Demi meraih hasil maksimal di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalsel 2019, Pengurus Kota Taekwondo Indonesia (Pengkot TI) Banjarmasin menggelar seleksi di Gedung Taekwondo Kalsel Jalan Sultan Adam, Banjarmasin, Kamis (7/3).
Sedikitnya, ada 22 taekwondoin pelajar Kota Seribu Sungai yang berpartisipasi di seleksi ini. "Untuk tampil di Popda Kalsel 2019, nanti kami akan memilih sekitar 12 taekwondoin terbaik yang lolos seleksi ini," ungkap Ketua Pengkot TI Banjarmasin, Dewi Purnama Jusup.
Ditambahkan Dewi, dengan seleksi ini diharapkan tim taekwondo Kota Banjarmasin bisa mendominasi raihan medali Popda Kalsel 2019.
"Untuk saat ini, kami tidak mematok target tinggi. Yang penting, para taekwondoin Kalsel bisa tampil semaksimal mungkin di Popda Kalsel 2019, di Banjarmasin, April depan," sebutnya.
Yang tak kalah penting, Dewi memastikan para karateka pelajar Kota Banjarmasin sudah memahami aturan pertandingan baru yang ditetapkan oleh World Taekwondo Federation (WTF).
“Sebelumnya, kami juga sudah melakukan sosialisasi terkait aturan pertandingan baru tersebut. Sehingga, ketika tampil di Popda nanti mereka sudah bisa menyesuaikan diri,” sambungnya.
Sementara itu, Gadis Rizki Amalia, salah satu peserta seleksi mengaku optimistis bisa lolos dan masuk tim Popda Kota Banjarmasin. “Saya sudah melakukan persiapan yang cukup matang. Kalau lolos seleksi, ini merupakan debut pertama saya ke Popda Kalsel 2019,” sebut taekwondoin kelas tanding 44 kilogram itu.(oza/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin