SAMARINDA - Menantang PSS Sleman dalam lanjutan leg kedua 16 besar Piala Presiden 2018/2019 besok, skuat Borneo baru boyongan hari ini (19/2). Tim beralias Pesut Etam lebih memilih memantapkan persiapan di Samarinda.
Kebiasaan datang H-3 yang dilakukan beberapa tahun terakhir coba diubah sang pelatih Fabio Lopez. Bertandang ke PSS bukan pertama kali dilakukan tim. Sebelumnya saat bersua PS Mojokerto Putra, hal tersebut sudah dilakukan.
Sekretaris Borneo FC Hariansyah Ari menuturkan, permintaan berangkat H-1 pertandingan merupakan permintaan Lopez. Namun, dengan catatan waktu perjalanan bisa ditempuh dengan sekali penerbangan.
"Kalau harus transit, tidak memungkinkan berangkat sehari sebelum pertandingan. Sejauh ini jadwal tandang selalu sekali penerbangan," ujar Ari.
Sebagaimana diketahui, Bandar Udara APT Pranoto di Samarinda setiap hari telah melayani sejumlah penerbangan domestik secara langsung ke sejumlah kota besar di Indonesia. Hal ini memungkinkan tim berangkat H-1 pertandingan jika bertemu tim dari Jakarta, Makassar, Surabaya, Jogjakarta, dan Banjarmasin.
"Dengan ini bisa dipastikan tim tidak akan mengambil jatah official training sehari sebelum pertandingan di Stadion Maguwoharjo. Jadi ketika sudah di Jogja hanya fokus bertanding karena persiapan sudah dimaksimalkan di Samarinda," imbuhnya.
Jelang leg kedua kontra PSS, Borneo FC punya modal bagus setelah memetik kemenangan 1-0 di pertemuan pertama. Lerby Eliandry cs hanya perlu hasil imbang untuk memastikan satu tiket ke babak delapan besar.
"Kami dari manajemen berharap seluruh elemen tim bisa berjuang keras. Walau PSS berstatus tim promosi, mereka punya kualitas permainan yang bagus. Apalagi nanti didukung banyak suporter karena tampil di kandang. Semoga para pemain tidak mau kalah," pungkasnya. (*/abi/don/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria