MELBOURNE–Belum ada yang mampu merontokkan dominasi Lewis Hamilton di Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia. Setelah mengamankan pole position pada sesi kualifikasi kemarin (16/3), rekor sang juara bertahan bertambah menjadi enam kali pole tanpa putus. Di sisi lain, Ferrari tetap memelihara harapan untuk bisa membalas kekalahan dalam kualifikasi pada balapan hari ini.
Duo Mercedes tak tertandingi di sesi perebutan pole position. Pada babak kualifikasi ketiga (Q3) praktis persaingan sengit hanya terjadi antara Hamilton dan rekan setimnya, Valtteri Bottas. Saking ketatnya, Bottas hanya kalah 0,112 detik dari Hamilton. Di tempat ketiga, bintang Ferrari Sebastian Vettel tertinggal jauh dengan selisih 0,704 detik.
Bottas hanya kalah di sektor dua. “Aku kehilangan sedikit waktu di tikungan 3-4. Kesalahan kecil saja,” terang Bottas dalam jumpa pers selepas kualifikasi.
Hasil kemarin sekaligus mengantarkan Hamilton menyamai rekor dua legenda sekaligus. Yakni Michael Schumacher dan Ayrton Senna. Keduanya sama-sama pernah membukukan delapan kali pole position di seri grand prix yang sama. Schumacher di GP San Marino sedangkan Senna di GP Jepang.
Hamilton kukuh bahwa dirinya terkejut dengan kemajuan pesat yang dicapai timnya. Menurut dia, dalam jeda dua pekan setelah tes pramusim di Barcelona, timnya mengidentifikasi beberapa kelemahan lalu menemukan solusinya. “Aku rasa aku tidak bisa mencapai pole ini tanpa bantuan mereka,” kata Hamilton.
Sementara itu, Vettel mengaku tidak khawatir meski harus mengawali lomba dari baris kedua. Dia berpendapat Ferrari punya mobil yang cepat dan bisa diandalkan. “Balapan baru besok (hari ini) dan semuanya masih bisa terjadi sampai bendera finis dikibarkan,” yakin Vettel.
Tentang gap waktu yang terbentang lebar antara Mercedes dan Ferrari, Vettel mengaku terkejut. Namun, dia langsung menambahkan bahwa hasil tes di Barcelona memang semestinya tidak dijadikan standar untuk Australia. “Suhunya berbeda, karakter sirkuitnya juga berbeda,” tukasnya.
Dilihat dari performa sepanjang kualifikasi, pace Ferrari memang kalah cukup telak dari Mercedes ketika mereka menggunakan ban soft. Hanya, ketika memakai ban medium, kecepatan Ferrari memang sangat menjanjikan. Duo Ferrari Vettel dan Charles Leclerc sempat memasang ban medium di sesi kualifikasi pertama (Q1). Hasilnya mereka mampu mengalahkan Mercedes yang menggunakan ban soft. Meski Leclerc sempat mencatat waktu tercepat di Q1 dengan ban soft.
Baik Mercedes maupun Ferrari akan memulai balapan hari ini dengan ban soft. Sebab, ban itu yang mereka pakai untuk mencapai waktu tercepat di Q2. Dengan begitu, pebalap yang mampu mempertahankan ban soft di stint pertama pada balapan hari ini akan diuntungkan di stint kedua yang bakal menggunakan ban medium.
Pada sesi kualifikasi kemarin, pahlawan lokal Daniel Ricciardo gagal memberikan penampilan terbaiknya. Padahal ini merupakan penampilan debut dia bersama Renault. Renault bahkan gagal menempatkan kedua pebalapnya di Q3. Di sisi lain, rival-rival mereka, tim-tim papan tengah setidaknya menempatkan salah satu pebalapnya di Q3.
Padahal Renault berambisi ingin menjadi “the best of the rest” di luar tiga skuat teratas: Mercedes, Ferrari, Red Bull. Ternyata, Red Bull masih tetap kuat meski berganti mesin ke Honda. Salah satu pebalapnya, Max Verstappen, menempati posisi keempat, membelah duo Ferrari. Vettel ketiga, Leclerc kelima.
Setelah merayakan pole position-nya, Hamilton mengajak para fotografer berfoto bersama. Dia duduk di depan serombongan juru foto yang sedang bertugas di pitlane. Fotografer Jawa Pos Bobby Arifin duduk tepat di sebelah kanan Hamilton. (*/na/ndy/k16)
Editor : octa-Octa