Misi mencuri poin di kandang lawan kembali diperjuangkan Persiba Balikpapan. Target yang mesti diperjuangkan demi kembali mentas di Liga 1.
--
BALIKPAPAN – Skuat Persiba menjalani partai tandang kedua musim ini melawan Sulut United besok (7/7). Pada lawatan ke Manado ini, pelatih Persiba kembali membawa 18 pemain.
Dari deretan nama yang dibawa, Salahudin tidak menyertakan tiga pemain yakni Aji Kusuma, Anis Mujiono, dan Stevanus Bungaran. Untuk posisi Anis, Salahudin akan memasang Irvan Febrianto sedangkan posisi Aji kemungkinan kembali diisi M Rasul yang tampil cukup konsisten pada dua pertandingan terakhir.
Sementara untuk posisi Stevanus, Salahudin tak perlu pusing. Pasalnya di lini tengah mantan arsitek Madura FC ini punya opsi melimpah. Selain M Said, Persiba tercatat masih menyimpan M Fadil Redian.
Mepetnya waktu recovery memang memaksa Salahudin melakukan rotasi dan memilih pemain yang lebih bugar. Apalagi, pada lawatan ke Stadion Klabat, markas Sulut United, Persiba mengincar tiga poin.
“Persiapan kami harus lebih bagus sebelum melihat kekuatan lawan. Jadi kita benar-benar siap untuk mengantisipasi permainan lawan,” kata dia.
Meski berstatus tamu, Salahudin menyebut peluang menang tetap terbuka. Tim yang lebih siap, kata dia, punya peluang menang lebih besar. ”Kalau tim bagus dan persiapan bagus, melawan siapa pun pasti bisa mengatasi,” ujar dia.
Namun, Salahudin sadar target mencuri kemenangan tidak mudah terealisasi. Selain tampil di luar kandang, skuat Sulut United dalam mental bagus setelah menundukkan Mitra Kukar 2-1 pekan lalu.
Hadirnya sejumlah pemain pengalaman seperti Ahmad Maulana disebut Salahudin bisa mengubah situasi tim. “Motivasi mereka yang sangat diwaspadai, tim dengan daya juang seperti mereka memang berpeluang mengejutkan. Mitra Kukar sudah jadi korban,” ungkap dia.
Selain punya kombinasi skuat muda plus pemain berpengalaman, Sulut United juga punya arsitek kaya pengalaman macam Hery Kiswanto. ”Visi permainan beliau sangat bagus, tapi kami datang ke sana (Manado) untuk merebut tiga poin,” kata dia. (*/hul/abi/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria