Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kalahkan Inter 0-2, Bekal Solid Liverpool di Leg Kedua

izak-Indra Zakaria • 2022-02-17 10:26:30
Bintang Liverpool Mohamed Salah melakukan sujud syukur setelah membobol gawang Inter Milan pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2021-2022 di Stadio Giuseppe Meazza (17/2). (Filippo Monteforte/AFP)
Bintang Liverpool Mohamed Salah melakukan sujud syukur setelah membobol gawang Inter Milan pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2021-2022 di Stadio Giuseppe Meazza (17/2). (Filippo Monteforte/AFP)

Liverpool meraih kemenangan 2-0 saat bertandang ke Inter Milan dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Guiseppe Meazza pada Rabu (16/2) atau Kamis dini hari WIB.

Dilansir dari Antara, dua gol The Reds masing-masing dicetak Roberto Firmino dan Mohamed Salah dalam 15 menit terakhir pertandingan. Kemenangan itu menjadi modal Liverpool saat gantian menjamu Inter Milan pada laga leg kedua, 8 Maret di Anfield.

Inter mengancam pertama kali pada laga itu pada menit ke-6. Lautaro Martinez mendapat bola di kotak penalti dan melepaskan sepakan yang masih melebar di sisi kanan. Tiga menit kemudian giliran Liverpool yang mendapatkan peluang mencetak gol dari kemelut di depan gawang. Tetapi tembakan Thiago Alcantara masih melambung tinggi dari gawang Samir Handanovic.

Pada menit ke-14, sundulan Sadio Mane yang menyambut bola umpan silang Andrew Robertson masih melebar. Dua menit kemudian Inter mengancam gawang Alisson Becker lewat sepakan melengkung Hakan Calhanoglu dari sisi kanan, tetapi bola masih menerpa mistar gawang.

Mane juga memiliki peluang pada menit ke-23 lewat tembakan salto di tiang jauh setelah menerima umpan Ibrahima Konate. Tetapi upayanya belum menemui sasaran. 

Liverpool berupaya menekan pertahanan Inter dan memaksa tuan rumah lebih banyak bermain di willayah sendiri. Namun, klub Italia itu masih bisa mengancam lewat serangan balik dan bola mati.

Salah satunya pada menit ke-40 dari tandukan Milan Skriniar setelah meneruskan sepak pojok Calhanoglu. Tetapi bola belum mampu menjebol gawang Alisson. Hingga turun minum, skor 0-0 tetap bertahan.

Masuk ke babak kedua, Liverpool memasukkan Roberto Firmino sebagai pengganti Jota. Meski begitu, tim tamu masih sulit untuk menciptakan peluang. Inter sempat mencetak gol pada menit ke-60 lewat tendangan Edin Dzeko. Namun, gol tersebut dianulir karena sudah berada dalam posisi offside saat menerima umpan terobosan. Liverpool memasukkan Luis Diaz untuk memberikan opsi serangan lain dan terbukti dia mampu merepotkan pertahanan Inter. Peluang pertama Diaz terjadi pada menit ke-67 ketika dia menusuk dari sisi kiri dan melepaskan tembakan, yang meski masih melayang. 

Inter mendapat peluang pada menit ke-67 dari tandukan Denzel Dumfries melanjutkan umpan silang Calhanoglu. Sayangnya percobaan Dumfries belum membuahkan gol. Liverpool akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-75 lewat Firmino. Diawali bola sepak pojok Trent Alexander-Arnold ke tiang dekat, Firmino memenangi duel udara dengan Bastoni dan bola disundul ke tiang jauh gawang Handanovic. Skor menjadi 1-0.

Delapan menit kemudian, Inter kembali kebobolan. Sepakan bebas Trent disundul Van Dijk dan mengarah ke Salah yang menendangnya di antara kerumunan pemain, sebelum masuk ke gawang. Skor menjadi 2-0. Hingga pertandingan tuntas, keunggulan 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan tim tamu.

"Sepakbola ditentukan oleh detail yang kecil. Tandukan Firmino menjadi sebuah perbedaan malam ini,” ucap pelatih Inter Simone Inzaghi dikutip dari situs resmi UEFA. “Dengan penampilan ini, kami harusnya sangat percaya diri karena kami bermain dengan sangat baik. Kami tidak layak kalah, tetapi inilah sepak bola. Saya kira, kami bisa berbangga karena kami menampilkan permainan yang baik melawan salah satu tim terbaik di Eropa,” tambah Inzaghi.

Inzaghi berterima kasih kepada fans Inter yang memberikan dukungan hebat sejak awal sampai akhir. Atmosfer di stadion, tambah Inzaghi, sangat luar biasa. Tetapi sayang, dukungan masif tersebut tidak sempurna karena Inter kalah. “Saya kira, kami memainkan pertandingan terbaik musim ini mengingat lawan yang kami hadapi. Saya minta maaf karena tidak bisa memberikan hasil yang diinginkan,” ucap Inzaghi.

Di sisi lain, bek Liverpool Virgil van Dijk terpilih menjadi man of the match dalam pertandingan ini. Menurut UEFA Technical Observer Panel, Van Dijk merupakan pemimpin sesungguhnya bagi Liverpool. Dia sangat solid dalam bertahan. Selalu berada di tempat yang tepat. Dan kerap melakukan intersep yang sangat vital. “Ini adalah tempat yang sulit. Mereka adalah tim yang bagus dengan sistem yang bagus. Sulit sekali untuk dipecahkan,” ucap Van Dijk kepada BT Sport.

“Jadi, pada akhirnya, set pieces lagi-lagi sangat penting. Ini adalah penampilan yang solid dan kami mendapatkan hasil yang bagus sebagai bekal ke rumah,” tambah pemain tim nasional Belanda tersebut.

Leg kedua akan berlangsung di kandang Liverpool, Anfield, 9 Maret dini hari WIB. Kemenangan ini membuat jalan Liverpool untuk lolos ke perempat final semakin terbuka. (jpc)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bola Eropa