SLEMAN-Tiga poin berhasil dicuri Borneo FC kontra PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo tadi malam (7/7). Tim beralias Pesut Etam itu unggul dua gol tanpa balas dalam semifinal leg pertama Piala Presiden 2022 ini. Aroma kemenangan Borneo FC sudah tercium di babak pertama. Pesut Etam langsung unggul dua gol yang diborong Matheus Pato (20', 45+5'). Setelah jeda, Borneo FC tak mengendurkan serangan. Sayang, meski memiliki beberapa peluang emas, namun tak menambah perbendaharaan gol. Begitu pun dengan tuan rumah yang tak bisa memecah kebuntuan.
Berhasil menang, pelatih Borneo FC Milomir Seslija puas. Dia menilai kunci kemenangan timnya karena berhasil menjalankan strategi dengan baik. "Kami sudah mempersiapkan dengan matang untuk laga semifinal ini. Semua mau kerja keras sehingga mendapat hasil yang sesuai," kata Milo. Melawan PSS, kekuatan Borneo FC memang mumpuni. Berbanding terbalik dengan tuan rumah yang hanya diperkuat satu pemain asing. Situasi ini akhirnya dimanfaatkan dengan baik oleh Pato dkk.
"Sejak awal kami tidak menargetkan satu poin. Jadi kami maksimalkan semua potensi untuk meraih kemenangan," imbuhnya. Hasil ini sekaligus menempatkan satu langkah Borneo FC di final Piala Presiden. Tim asuhan Milo hanya cukup bermain imbang atau kalah dengan selisih satu gol pada leg kedua, Senin (11/7). Sementara dari kubu tuan rumah, pelatih PSS Seto Nurdiantoro menyebut kekalahan timnya karena kurang fokus. Kurang hati-hati membuat lini pertahanan amat mudah dibongkar lawan. "Selamat untuk Borneo FC karena berhasil memenangkan pertandingan. Ada dua kesalahan fatal yang akhirnya berujung gol dari lawan," kata Seto.
Lini depan juga disorot Seto. Penampilan Boaz Solossa dkk dinilai kurang tenang sehingga sulit memaksimalkan beberapa peluang. "Segala upaya membongkar pertahanan Borneo FC sudah kami lakukan. Hanya saja mereka memang tampil disiplin dan sulit ditembus," pungkasnya. (riz/k16)
ARIB BILLAH
tenggarongkpk@gmail.com
Editor : izak-Indra Zakaria