Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Akhir Kutukan Tandang

wahyu-Wahyu KP • 2019-01-04 07:18:44

CHARLOTTE - Kutukan untuk Dallas Mavericks saat bermain di kandang lawan berakhir. Setelah sembilan game berturut-turut takluk saat menjadi tamu, tim asuhan Rick Carlisle kemarin akhirnya mampu kembali mengukir kemenangan dalam partai away.

Bermain di Spectrum Center, markas Charlotte Hornets, Mavericks menang telak dengan margin 38 poin, 122-84 atas Hornets. Victory ini baru menjadi kemenangan ketiga Mavericks di kandang lawan dari total 19 laga away yang telah mereka jalani musim ini.

Hasil itu berbanding terbalik dengan rekor cemerlang yang mereka bukukan di kandang. Sampai saat ini rekor mereka 15-3 di American Airlines Center. Kini Mavericks total telah membukukan rekor 18-19 untuk bertengger di peringkat sepuluh wilayah barat.

“Semuanya tampak berbeda hari ini (kemarin, red),” ucap Carlisle dilansir Associated Press. “Kami sudah merasakan bakal meraih kemenangan sejak berada di locker room sebelum laga,” tambahnya.

Pelatih 59 tahun itu memberikan apresiasi kepada point guard tahun kedua mereka Dennis Smith Jr. Pemain 21 tahun itu bekerja keras dalam offense maupun defense.

Dalam penjagaan Smith, bintang Hornets Kemba Walker tidak bisa berbuat banyak. “Dia (Smith) sangat agresif,” ucap Carlisle. “Dia melakukan tembakan jarak jauh, penetrasi, dan defense dengan sama baiknya,” tambah Carlisle.

Walker pun kemarin hanya membuat 11 poin. Field goalnya tumpul dengan hanya mewujudkan 4 dari 14 percobaan tembakan. “Mereka sudah mengungguli kami sejak awal,” gerutu Walker.

Smith sendiri sukses mencetak 18 poin. Jumlah yang sama dengan raihan rekannya yakni small forward rookie Luka Doncic. Pemain asal Slovenia itu juga menjadi salah satu kunci utama Mavericks meraih kemenangan dengan menciptakan double-double 18 poin dan 10 rebound.

Selain Smith dan Doncic, dua starter Mavericks lain, Harrison Barnes dan Wsley Matthews juga hot dengan raihan double digit. Barner membukukan 17 angka. Sementara Matthews sebelas angka. Power forward Dwight Powell juga menyumbang poin maksimal dari bench dengan donasi 15 angka.

Powell menjadi pelapis kuat untuk center DeAndre Jordan. Mantan pemain Los Angeles Clippers itu kemarin disiplin menjaga paint area dengan mencetak 8 poin 13 rebound.

Di lain sisi, kekalahan kemarin membuat Hornets kini punya rekor sama dengan Mavericks (18-19). Namun, mereka lebih beruntung dengan masih ada di zona playoff yakni menduduki ranking tujuh wilayah timur. (irr/jpg/tom/k18)

Editor : wahyu-Wahyu KP