Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Fandy Edy Merasa Reuni di Persiba

adminbp-Admin Balpos • Jumat, 15 Maret 2019 | 10:09 WIB
LANGSUNG NYETEL:  Bek, Fandy Edy akhirnya resmi bergabung bersama Persiba dan langsung menjalani latihan di Lapangan Merdeka, kemarin.
LANGSUNG NYETEL: Bek, Fandy Edy akhirnya resmi bergabung bersama Persiba dan langsung menjalani latihan di Lapangan Merdeka, kemarin.

BALIKPAPAN  -  Bek, Fandy Edy tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi di Persiba Balikpapan. Kenapa tidak, hampir sebagian pemain dikenalnya. Termasuk kompatriotnya saat berkostum PSIM Jogjakarta musim lalu. Ya, Ismail Haris dan Riskan menjadi dua nama yang dikenalnya. Satu musim bersama tim asal Jogjakarta tersebut. Tak hanya itu, dipinjamkan ke Kalteng Putra untuk babak delapan besar, Fandy kembali satu tim dengan Beni Oktovianto. Hal tersebut  membuatnya seperti reuni di Beruang Madu.

Menjalani latihan perdana di Lapangan Merdeka, Kamis (14/3) kemarin, menurutnya tidak membuatnya kesulitan beradaptasi. Sebab semua pemain di tim menerimanya dengan baik. Mereka tampil sangat enjoy. “Senang bisa main di sini. Tim ini punya kekeluargaan yang bagus. Memudahkan pemain baru untuk beradaptasi dengan cepat,” aku Fandy, kemarin.

Datang ke Beruang Madu, tentu dengan target tinggi. Sesuai dengan kemauan manajemen. Yakni meretas ke papan atas. Hadirnya Salahudin sebagai pelatih, menurutnya sedikit banyak mempengaruhi performa tim. “Karakter dia (Salahudin, Red.) agak keras. Tapi ada sisi baiknya. Terutama meningkatkan kemampuan fisik pemain,” ujarnya.

Hanya saja, ia belum ada jaminan bagi Fandy untuk tampil starter. Sebab di lini belakang masih ada Sunni Hizbullah dan Imam Mahmudi. Tentu mereka harus bersaing memikat hati Salahudin. “Kalau masalah persaingan tidak ada masalah. Karena pasti pelatih memilih pemain yang mau kerja keras. Jadi semua kembali ke pribadi masing-masing,” katanya.

Sementara itu, sebelum mendapat jatah libur. Manajemen berjanji untuk memberikan kejelasan. Berupa tanda tangan kontrak. Menanggapi hal tersebut, Fandy menambahkan tentu langkah tersebut terbilang tepat. Artinya manajemen punya keseriusan terhadap pemain. Beda halnya dengan tim lain, yang hanya sebatas memberikan gaji per bulan tanpa adanya ikatan kontrak. “Semoga musim ini Persiba benar-benar mencapai target ke Liga 1,” harapnya. (ham/san)

Editor : adminbp-Admin Balpos