Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Skuad Gemuk Duta Euro 2020

izak-Indra Zakaria • 2019-03-23 11:48:59

NYON – Perhelatan Euro 2020 ini memang spesial. Memperingati 60 tahun penyelenggaraan turnamen sepak bola empat tahunan di Benua Biru tersebut maka sebanyak 12 stadion dipilih menjadi host.

Lokasinya pun tersebar. Mulai yang paling utara di Krestovsky Stadium St.Petersburg, lalu paling timur di Olympic Stadium Baku, paling selatan Stadion Olimpico Roma, hingga paling barat Aviva Stadium Dublin.

Nah, untuk mengimbangi jumlah stadion penyelenggara yang gemuk itu maka UEFA pun menunjuk 34 duta Euro 2020. Buat skuad perwakilan resmi Euro 2020 ini dipilihlah pemain-pemain legendaris dari perhelatan Euro 1980 sampai Euro 2016.

Dalam daftar nama tersebut bek Jerman Lothar Matthaeus yang jadi juara di Euro 1980 menjadi yang paling senior (58 tahun). Sementara yang termuda adalah gelandang Spanyol saat jadi kampiun Euro 2008 dan 2012 Xabi Alonso (37 tahun).

Presiden UEFA Aleksander Ceferin dalam situs resmi UEFA kemarin (22/3) mengatakan satu kehormatan terdapat demikian pemain bintang dan sosok legendaris dalam duta Euro 2020. Meski tak semuanya berstatus juara akan tetapi mereka adalah pemain besar di timnasnya.

Dalam peresmian duta Euro 2020 kemarin hadir diantaranya kiper juara Euro 1992 yakni Peter Schmeichel (Denmark), penyerang juara Euro 2000 David Trezeguet (Prancis), dan gelandang runner-up Euro 2004 Luis Figo (Portugal).

“Saya bangga jika para legenda ini secara aktif mempromosikan Euro 2020 yang merupakan perayaan 60 tahun bergulirnya Euro. Sebagai sosok yang jadi juara atau berpartisipasi di Euro mereka berkontribusi besar atas banyak momen ikonik dan bersejarah di ajang ini,” kata Ceferin.

Eks penyerang Prancis Trezeguet mengatakan Euro 2020 akan menjadi turnamen terbesar dalam sejarah Euro. Karena ada delapan stadion di ibukota negara Eropa yang menggelar turnamen ini.

“Saya berharap setiap host akan memberikan warna lokalitas tersendiri dalam even global ini. Ini bukan sekedar pesta sepak bola biasa karena yang menikmatinya tersebar di berbagai pelosok Eropa,” tutur Trezeguet.

Sementara itu, kiper legendari Denmark Peter Schmeichel mengatakan dampak kemenangan timnasnya di Euro 1992 sangatlah besar. Meski skuad Denmark di Piala Dunia 1986 dikenang sebagai tim paling bertalenta yang pernah dimiliki negara Skandinavia itu.

“Kesuksesan di Euro 1992 menempatkan Denmark dalam peta sepak bola dunia. Dan keberhasilan di Euro 1992 mengubah seluruh generasi persepak bolaan Denamrk setelahnya,” kenang bapak kiper Leicester City Kasper Schmeichel itu. (dra)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bola Eropa